oleh

Arifin Alfianto, Pemuda Sampang yang Gencar Promosikan Batik dan Wisata Daerah

KABARMADURA.ID -Arifin Alfianto merupakan pemuda (21) tahun asal Kabupaten Sampang yang berhasil mendapatkan gelar sebagai Putra Wisata Pulau Jawa tahun 2021. Gelar itu didapat setelah ia menjadi perwakilan Provinsi Jawa Timur dalam pemilihan Putra Wisata Indonesia 27/3 di Jakarta.

Pemilihan tersebut diikuti finalis dari 34 provinsi. Adapun proses pemilihan perwakilan Jawa Timur itu, sebelumnya melalui tahap pendaftaran. Sebanyak 100 pendaftar mengikuti audisi secara online. Kemudian, untuk regional director Provinsi Jatim masih belum ada.

“Yang di Jatim, audisinya dilaksanakan secara online, dan dari 100 pendaftar, ada 3 yang dipilih. Karena ada kendala, yang berangkat hanya 1 pasang saja. Yaitu saya dengan partner saya dari Kabupaten Ponorogo,” tutur Arifin Alfianto Kepada Kabar Madura, Kamis (29/4/21).

Dibalik kesuksesan Arifin Alfianto, pria asal Jalan Pemuda Bahari Sampang itu, ada suport crew pendamping yang merupakan warga setempat. Di antaranya, Heny Krisniasih pengusaha batik dari Jalan Kramat, Sucia Imron Owner Sucia Boutique dari Jalan Diponegoro, Eva Owner 5tretanan dan Batik Risquna dari Desa Jatra Timur Kecamatan Banyuates.

Pelaksanaan karantina dari tanggal 24-28 Maret 2021. Proses karantinanya sendiri terdiri dari proses opening ceremony yang menggunakan setelan jas dari Fauzi Salon Blega. Di hari kedua, ada tourism culture day, menggunakan baju adat daerah masing-masing.

Disampaikannya, pada saat itu memakai baju adat madura. Dan di situ juga diwajibkan memakai baju tema etnik kontemporer yang harus memakai kain khas provinsi. Jadi, pada saat itu, ia memakai baju batik khas Sampang yang berlatar ringkel. Baju tersebut milik Eva, pengrajin dari Banyuates. 5tretanan atau batik Riskuna dengan nama batik Kembang Tresna. memakai desainer lokal dari Sampang, yaitu Sucia imron, yang mendesain baju dengan tema Roka Tase’.

“Di hari ketiga, interview dan presentasi tentang kain daerah. Waktu itu, saya mempresentasikan batik khas Madura dari griya batik Heny yang merupakan orang Sampang juga. Jadi, semuanya asli Sampang,” imbuhnya.

Kendati demikian, Arifin Alfianto, mahasiswa STIE Mahardhika Surabaya semester 6 itu, menyampaikan bahwa targetnya akan mempromosikan batik-batik dan pariwisasta di Jawa Timur, khususnya Sampang. Kemarin, diakuinya sudah mempresentasikan batik berlatar belakang ringkel khas Sampang. Baginya, sebagai Putra Batik Sampang, mempromosikan batik dan wisata lokal adalah keharusan. Ia dan teman-temannya merencanakan acara Madura Moeslim Style Indonesia 2021 yang bertempat di Bangkalan.

“Saya pernah jadi Putra Wisata Kepulauan Jawa 2021, Putera Wisata Jatim 2020, juara 3 Putra Batik Sampang 2020, juara 3 Putra Batik Berbakat 2020, juara 2 Top Model Etnic, juara 2 Top Model Casual Jeans, Best Public Speaking Indonesia Heritage Model. Motivasi saya, bukan bisa atau tidak bisa yang penting mau atau tidak mau,” pungkasnya. (mal/maf)

Komentar

News Feed