oleh

Arti Ikhlas dalam Bertugas sebagai Bhabinkantibnas bagiBripka Hairul Rahman

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Menjadi seorang abdi negara yang bertugas menjaga situasi dan kondisi desa, menjadi tantangan tersendiri bagi seorang Bripka Hairul Rahman, anggota polisi yang saat menjadi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkantibnas) Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

KHOYRUL UMAM SYARIF, KADUR

Pria asli Pamekasan yang lahir 25 Desember 1981 ini mengaku, lelahnya bertugas di desa sudah tidak terasa. Seringnya berinteraksi langsung dengan masyarakat, seperti obat penawar rasa lelah.

“Kalau sudah turun kemasyarakat, meskipun capek tidak terasa, silaturrahim kepada masyarakat, serap informasi jadi kegiatan sehari-hari yang menyenangkan,”ungkapnya, Selasa (29/9/2020).

Komitmennya mengemban tugas menjaga kondusivitas keamanan, karena pengabdian kepada masyarakat sangatlah berarti untuk baktinya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bertugas sebagai Bhabinkantibmas di Kadur sebenarnya bukan hal baru bagipria yang tinggal di Jalan Sersan Mesrul, Pamekasn itu. Sejak mengawali karir di kepolisian pada tahun 2003, langsung bertugas sebagai Bhabinkantibmas di Kabupaten Sampang.

Sedangkan bertugas di Desa Bungbaruh jadi pengalaman keduanya mengabdi sebagai Bhabinkantibmas. Sejak 2011 atau 9 tahun mengemban tugas itu, justru semakin membuatnya nyaman, sebab masyarakat setempat selalu menyambut keberadaannya dengan ramah.

“Memang tujuan saya pertama adalah mengabdi kepada NKRI, juga menjaga keamanan didesa binaan, alhamdulillah masyarakatnya baik, kalau saya lewat selalu diminta mampir kerumahnya, itu merupakan penyambutan yang sangat luarbiasa untuk saya,”urainya.

Dalam membagi waktu dengan keluarga, alumni MAN I Pamekasan dan Universitas Yos Sudarso Surabayaini mengaku tidak terlalu begitu ribet.Pasalnya, keluarganya sudah mengerti dengan tugas dan fungsinya,jika sewaktu-watu dibutuhkan, siang ataupun malam wajib untuk melaksanakannya.

“Ya tahu, kalau punya suami seorang polisi ya harus siap, kadang-kadang pulang jam 12 malam, ataupun berangkat jam 12, pada prinsipnya saya menjalani tugas ini didasari dengan rasa ikhlas, baik kepada keluarga ataupun tugas dari kepolisian,”paparnya.

Dia berharap kepada pemuda masa kini untuk tidak mudah menyerah dalam menggapaimasa depannya.

“Kami harapkan para pemuda terus bisa bersemangat, kami inginkan ada pemuda dari desa binaan saya yang menjadi seorang polisi,”pungkasnya. (waw)

Komentar

News Feed