Aset Kendaraan Rusak di Sampang Akan Didem

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) PENDATAAN: Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sampang akan melelang kendaraan rusak.

KABARMADURA.ID, SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang tengah melakukan pendataan semua aset bergerak. Direncanakan, puluhan aset kendaraan akan dihapus tahun ini. Hal itu dilakukan, karena banyak kendaraan yang rusak tidak bisa difungsikan. Sebab, kendaraan yang sudah rusak parah hanya menjadi beban pemerintah jika tidak dihapus.

Kasi Pemindahtanganan dan Pemanfaatan Bidang Aset Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Munasik mengaku, tengah melakukan pendataan semua aset di semua dinas. Termasuk pemeriksaan terhadap kondisi semua kendaraan. “Kami tengah melakukan pendataan, sekaligus pemeriksaan. Tidak sedikit yang rusak parah dan perlu dihapus,” ujarnya, Minggu (1/8/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jika semua kendaraan yang rusak parah tidak dihapus akan membebani pemerintah. Sebab, pembayaran pajak harus tetap terbayar. Sedangkan, kondisi perawatan sudah tidak mungkin dilakukan. Meski demikian, penghapusan tidak serta merta aset pemkab dibuang. Namun, harus dihapus dengan proses lelang atau didem. Sehingga, hasilnya tetap menjadi laporan realisasi dari aset pemerintah.

“Keseluruhan ada 78 aset kendaraan. 74 aset sepeda motor dan sisanya adalah kendaraan roda empat. Sehingga, nanti akan dilaporkan aset apa saja yang dihapus,” tuturnya.

Dipastikan, jumlah yang dilelang lebih dari jumlah tersebut. Sebab, saat ini masih proses pendataan. Sehingga, jika semua aset sudah terpantau dan masuk data, baru akan dilakukan keputusan lelang. Penghapusan akan dilakukan setelah proses pendataan selesai. Sehingga, semua kendaraan yang sudah rusak berat akan dihapus. Sementara, kendaraan yang masih berfungsi akan dilakukan perawatan.

Ditegaskan, proses lelang akan mengikuti prosedural. Pemkab Sampang tetap akan menggandeng Kantor Jasa Penilaian Publik (KJJP) untuk merealisasikan lelang. Termasuk, tentang teknis pelelangan akan ditentukan oleh KJJP. Sehingga, proses lelang memberikan kesempatan kepada siapapun yang berminat memiliki bekas aset pemerintah.

“Setelah proses lelang selesai, maka kekayaan dan aset  pemerintah harus dilakukan perubahan. Kami melaporkan hasil lelang kepada Kantor Pelayanan Kekayaaan Negara dan Lelang (KNPL),” tukasnya.  (man/ito)

Pendataan Sementara Kendaraan Rusak

  • 74 aset sepeda motor
  • 4 aset mobil
  • Total 78 aset rusak dan akan dihapus

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *