Aset Mesin Pengolahan Rumput Milik Diskan Sumenep Harus Dilelang Ulang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERBENAH: Karena lelang alami wanprestasi, Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) perlu lakukan lelang ulang.

KABARMADURA.ID,  SUMENEP -Aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berupa 1 paket mesin pengolahan rumput laut, yang sudah terlelang harus dilelang ulang. Sebab, pemenang lelang tidak membayar dari hasil proses lelang.

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep Rudi Yuyianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset Sumenep Imam Hidayat mengutarakan, aset pemkab yang sudah terlelang mengalami wanprestasi atau ingkar janji tidak bayar.  Sehingga pihaknya harus melakukan lelang lagi.

Bacaan Lainnya

“Leleng tersebut lebih Rp100 juta. Saat ini masih proses lagi,” katanya, Senin (14/6/2021)

Diketahui, berdasarkan pasal 42 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 27/PMK.06/2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang bahwa dalam hal pembeli tidak melunasi pembayaran lelang paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Pejabat lelang harus membatalkan pengesahannya sebagai pembeli dengan membuat pernyataan pembatalan atau dapat dikatakan bahwa pembeli dinyatakan wanprestasi oleh pejabat lelang.

”Kondisi barang saat ini masih berada di Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep. Intinya akan dilelang ulang,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep Edie Ferrydianto mengatakan, kondisi barang saat ini masih ada di dinasnya. Dia berharap agar segera terlelang. Dengan demikian, barang tidak terkesan mubazir.

“Semoga BPPKAD segara dapat memproses proses lelang mesin,” pungkasnya. (imd/mam)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *