Askab PSSI Sumenep Sukses Gelar Bupati Cup 2019, Ambunten Juara

  • Whatsapp
SUKSES: Bupati Sumenep A Busyro Karim didampingi Ketua Askab PSSI Sumenep Hairul Anwar serta Ketua Panitia Bupati Cup 2019 Nurfitriana Busyto saat memberikan hadiah.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Turnamen Bupati Cup 2019 antarkecamatan berakhir dengan sukses. Pertandingan final yang mempertemukan kesebelasan Kecamatan Ambunten vs Kecamatan Pasongsongan berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk Kecamatan Ambunten, sekaligus dinobatkan sebagai juara.

Selama pertandingan 90 menit, kedua tim jual beli serangan. Namun pada 45 menit pertama berakhir tanpa gol. Di babak kedua, melalui tendangan bebas, pemain Ambunten Affandi berhasil menjebol gawang tim Pasongsongan.

Bupati Sumenep A Busyro Karim yang hadir menyaksikan laga final sekaligus menutup turnamen menyampaikan terimakasih kepada panitia dan semua pihak yang berpartisipasi atas terselenggaranya Bupati Cup 2019.

“Terimakaih kepada pemain, ofisial, pelatih dan pendukung serta semua pihak yang telah menyukseskan Bupati Cup 2019,” katanya saat menyampaikan sambutan sekaligus menutup turnamen yang menobatkan Kecamatan Ambunten sebagai juara tersebut.

Disampaikan bupati dua periode itu, selama turnamen pada pertandingan yang telah terlaksana selama sekitar satu bulan, semua tim sudah bermain dengan baik dan menujukkan sportivitas tinggi.

“Turnamen ini dalam rangka mencari bibit unggul yang memang asli Sumenep karena sepakbola Sumenep harus bisa bersaing dengan daerah lain,” ungkapnya.

Ditambahkan, Bupati Cup diselenggarakan untuk menggali dan mengasah kemampuan para pesepakbola di Bumi Sumekar. Untuk itu, pihaknya mendukung penuh turnamen yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Sumenep itu.

“Yang namanya pertandingan, ada yang kalah dan ada yang menang. Tapi persatuan harus diutamakan karena kita adalah Sumenep,” pungkas Busyro.

Sementara itu Ketua Askab PSSI Sumenep Hairul Anwar menyampaikan, pihaknya ke depan akan menggelar liga amatir di internalnya untuk melakukan pembinaan, mencari bibit pesepakbola serta memantau secara masif pesepakbola di Sumenep.

Pasalnya, ia masih akan menggodok di jajaran internal Askab PSSI Sumenep dan termasuk di jajaran exco, apakah kegiatan tersebut akan berbentuk turnamen atau dikemas dengan liga.

“Kita ini ingin anak-anak punya jam terbang tinggi dalam permainan sepakbola. Makanya turnamen atau liga harus ada di internal kita sebagai pembinaan terhadap pesepakbola di Sumenep,” ujarnya.

Termasuk turnamen Bupati Cup 2019 yang diselenggarakan pihaknya, merupakan salah satu pembinaan, sekaligus mencari bibit-bibit baru pesepakbola di Sumenep.

Ditambahkan Hairul, pihaknya bersyukur telah sukses menyelenggarakan turnamen Bupati Cup 2019. Hal itu berkat dukungan dan partisipasi semua pihak terhadap kegiatan tersebut. (ong/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *