oleh

ASN Bisa Pulang Lebih Cepat, Kinerja Harus Tetap Profesional

Kabarmadura.id/Bangkalan-Selama bulan suci Ramadan, aparatur sipil negara (ASN) diberikan kelonggaran dalam melakukan pekerjaannya. Kelonggaran tersebut berupa pemangkasan jam kerja bagi  ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan maupun ASN yang berada di bawah naungan instansi lain.

Jam kerja ASN yang biasanya harus ngantor mulai jam 07.00 pagi hingga 16.00 sore, kini mereka bisa berangkat pukul 08.00 dan pulang lebih awal yakni jam 14.00 WIB. Peraturan dipotongnya jam kerja tersebut, tertuang dalam Surat Edaran (SE) nomor:800/129/433.032/2020 yang ditandatangani oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan Ishak Sudibyo.

“Saya minta kepada seluruh ASN yang ada di Bangkalan untuk tidak bermalas-malasan ketika bekerja. Jamnya sudah dikurangi jadi tidak ada alasan lagi karena bulan Ramadan. Tetap profesional,” ujar Insperktur Inspektorat Joko Supriyono, Minggu (26/4/2020).

Imbauannya tersebut juga diberikan kepada staf dan pegawai yang harus bekerja di rumah. Menurutnya, meski puasa diharapkan tidak meninggalkan pekerjaan. Jika nantinya, dia menerima informasi ada ASN yang kinerjanya tidak sesuai dan bermalas-malasan.

Dia tidak segan-segan untuk memberikan sanksi. Terlebih, jika tidak ada alasan untuk tidak masuk kantor, kecuali sakit. Sebab, untuk pelayanan ada yang melalui online.

Seluruh ASN di Bangkalan juga diingatkan untuk tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

“Semua sama-sama juga melakukan puasa, tidak ada alasan tidak masuk kerja karena takut tertular Covid-19. Beberapa instansi pelayanan sudah online, tetap hati-hati, cuci tangan dan pakai masker ketika di kantor,” imbuhnya.

Sementara itu, Pj Sekda Bangkalan Ishak Sudibyo melalui Kepala Bidang (Kabid) Organisasi dan Aparatur Setkab Bangkalan, Ary Suharja mengatakan, petunjuk teknis khusus pemangkasan jam kerja tersebut ASN itu dirilis oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Sehingga, daerah harus menyesuaikannya.

Untuk instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja, jam kerja selama Ramadan menjadi pukul 08.00 – 15.00 pada Senin hingga Kamis dengan jam istirahat pukul 12.00 – 12.30. Sementara untuk hari Jumat, jam kerja pada pukul 08.00 – 15.30, dengan jam istirahat pada pukul 11.30 – 12.30.

Sedangkan bagi instansi pemerintah yang menerapkan enam hari kerja, jam kerja menjadi pukul 08.00-14.00 pada Senin sampai Kamis dan Sabtu, dengan waktu istirahat selama 30 menit dimulai pukul 12.00. Sementara untuk Jumat, jam kerja ASN pada pukul 08.00 – 14.30, dengan jam istirahat selama 1 jam terhitung pukul 11.30 WIB.

“Untuk senam dan apel pagi juga tidak ada, mengingat masih merebaknya pandemi covid-19,” tuturnya.

Aturan tersebut tertuang dalam SE Menpan RB Nomor 51/2020 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadhan 1441 H Bagi ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah dan upaya penanganan pencegahan covid-19.

Kata Ari, perubahan jam kerja efektif bagi instansi pemerintah daerah yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama Ramadan1441 Hijriah minimal 32,5 jam dalam satu minggu.

“Perubahan dan penyesuaian jam kerja bagi ASN dan PNS di Bangkalan ini, diharapkan dapat meningkatkan kinerja selama bulan ramadan,” tandasnya. (ina/waw)

Komentar

News Feed