oleh

ASN Pamekasan Penyebar Hoaks Covid-19 Diamankan Polisi

Kabarmadura.id/Pamekasan–Salah seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang juga kepala sekolah di Kecamatan Omben, Sampang, berinisial MS (50), terpaksa digiring Polsek Pademawu, Selasa (24/03/2020). Pria asal Desa Lemper Pademawu itu diduga menyebarkan berita bohong terkait pasien positif terjangkit Covid-19.

Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskirim) Polsek Pademawu Ipda Suyanto mengatakan, MS diduga menyebarkan hoaks pesan suara melalui aplikasi WhatsApp (WA) ke sejumlah WA group miliknya.

Dalam pesan suara tersebut, MS mengimbau seluruh jajaran guru dan kepala sekolah dan ASN di wilayah Omben untuk berhati-hati, sebab di Desa Lemper, Pamekasan telah terdapat warga yang positif terjangkit Covid-19 dan diisolasi di RSUD Slamet Martodhirjo Pamekasan berinisial LH. Sedangkan MS mengaku mendapat informasi langsung dari kepala Desa Lemper.

Setelah ditelusuri oleh tim Polsek Pademawu, dan dikonfirmasi ke pihak-pihak yang bersangkutan, termasuk kepala Desa Lemper, pihak RSUD dan keluarga LH, ternyata kabar tersebut tak lain adalah berita bohong.

Akibat tindakannya, MS diperiksa penyidik Polsek Pademawu, kemudian diamankan barang bukti berupa ponsel Samsung J3 warna putih. Saat ini, statusnya masih sebagai saksi. Pihak Polsek Pademawu belum menetapkannya sebagai tersangka.

Namun Ipda Suyanto menegaskan, yang bersangkutan bisa dikenakan pasal 45A ayat (1) Undang-Undang  Nomor 19 Tahun 2016 Tentang ITE, dan diancam hukuman kurungan penjara maksimal 6 tahun, dan denda paling banayk Rp1 miliar.

“Kami sudah periksa yang bersangkutan, statusnya masih sebagai saksi, untuk informasi status berikutnya akan kami lakukan gelar perkara terlebih dahulu, kami juga akan periksa semua saksi termasuk yang memberikan informasi pertama kali, barang bukti telah kami amankan” ucapnya. (km53/waw)

 

Komentar

News Feed