oleh

ASN Sumenep Terjaring OTT Kasus Pungli Pasar

Kabarmadura.id/SUMENEP-Diduga melakukan pungutan liar dalam pembagian kios dan lapak baru terhadap pedagang, tiga orang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polres Sumenep di Pasar Lenteng, Minggu (28/6/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Dhany Rahadian Basuki mengatakan, tiga orang yang diamankan, masing-masing dua orang dari pekerja harian lepas (PHL) dan satu aparatur sipil negara (ASN). Ketiga orang tersebut tiba di Polres Sumenep sekira pukul 12.00 WIB kemudian diperiksa.

“Masih diperiksa, kemudian mau ngambil catatan bukti punglinya. Biar jelas alurnya dan peran masing-masing,” katanya, Minggu (28/6/2020).

Berdasarkan keterangan AKP Dhany, ketiga orang itu diduga  meminta uang kepada pedagang yang akan menempati lapak/los di pasar. Dari hasil pemeriksaan, uang yang berhasil diamankan senilai Rp15,3 juta.

“Tidak akan sampai dibiarkan berlarut-larut, karena itu murni praktik pungutan liar yang tidak jelas dasarnya. Sehingga, kami lakukan OTT,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Darman membenarkan telah menjaring tiga orang dalam OTT tersebut. Informasi tersebut berdasarkan laporan dari pedagang pasar. Menurutnya, untuk menempati lapak baru di pasar itu seharusnya diundi, namun justru diduga ada praktik pungli oleh oknum petugas pasar.

Polres berharap, pembagian kios dan lapak pedagang harus adil serta memprioritaskan pedagang lama yang berjualan di sekitarnya.

“Jangan ada pungutan yang sampai memberatkan pedagang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumenep Agus Dwi Saputra juga membenarkan terjadi dugaan pungli dan terdapat ASN dari Disperindag Sumenep yang terjaring OTT di Pasar Lenteng.

“Ya benar, orang tersebut merupakan petugas dari Diseprindag. sekarang masih dalam penyelidikan kepolisian. Ya, tunggu ajalah mengenai kebenarannya. Sebab, saat ini masih diduga kan,” pungkasnya. (imd/waw)

 

 

 

Komentar

News Feed