oleh

Atasi Kekeringan di Kepulauan, Pemkab Ajukan Bantuan ke Pemprov

Kabarmadura.id/Sumenep -Meskipun hujan telah turun di sebagian daerah di Sumenep, tetapi bencana kekeringan, khususnya di daerah kepulauan belum berakhir. Kekurangan air bersih masih terjadi sehingga memaksa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajukan bantuan air bersih ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Abd Rahman Riadi menyatakan, sejatinya bantuan terhadap dampak kekeringan dalam tahap kedua sudah cair. Namun anggaran tambahan senilai Rp80 juta itu belum mampu memenuhi secara maksimal kebutuhan air bersih, lebih-lebih untuk wilayah kepulauan.

“Kita mengajukan ke Pemprov sebanyak 120 rid. Alhamdulillah saat ini sudah direspons baik dan pada hari Selasa lusa (besok, red) secara resmi akan dilakukan pendistribusian di wilayah kepulauan, yakni Kecamatan Gayam dan Sepudi,” katanya.

Dijelaskan, penyalurannya nantinya dilakukan langsung oleh Pemprov. Nantinya, Pemprov meminta bantuan Tentara Nasional Indonesia Angakat Laut (TNI AL) dalam mengatasi kekeringan, khususnya di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengutarakan, masyarakat kepulauan khususnya di wilayah Sepudi dan sekitarnya saat ini sangat membutuhkan air bersih. Oleh sebab itu, pihaknya minta agar BPBD dapat mendistibusikan air bersih ke masyarakat.

“Kekeringan air menjadi evaluasi bersama untuk kesejahteraan masyarakat Sumenep ke depannnya,” tuturnya.
Dia menambahkan, terkait pengajuan bantuan ke Pemprov, dirinya mengakui bahwa di daerah masih kekurangan anggaran. Dengan demikian, banyak cara yang dilakukan pemkab untuk memperjuangkan kebutuhan rakyat berupa air bersih itu. (imd/pai)

Komentar

News Feed