Awal Tahun Pastikan Vaksinasi untuk Anak di Bangkalan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) PENDATAAN: Sasaran vaksinasi  terhadap anak  usia 6 hingga 11 tahun  di Bangkalan masih menunggu keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

KABARMADURA.ID | BANGKALAN -Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sudah memberikan izin pemberian vaksin kepada anak-anak untuk usia 6 hingga 11 tahun. Hanya saja, di daerah Bangkalan proses vaksinasi terhadap anak-anak masih dalam pembahasan. Baik  jumlah penerima hingga vaksin apa yang akan direalisasikan.

Bahkan, pemberian vaksin terhadap anak-anak bisa dilakukan paling cepat awal tahun 2022. “Kami masih proses pendataan, jika disesuaikan dengan jadwal pemerintah pusat (Kemenkes RI red) bisa dimulai Januari 2022,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Rizkiyah Nunik Wahyuni, Minggu (14/11/2021).

Menurutnya, kriteria penerima dan prosedur vaksinasi tidak jauh berbeda dengan remaja, lanjut usia (lansia) dan masyarakat umum. Hanya saja, belum bisa menjelaskan secara detail dan masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Kemenkes RI. “Vaksinasi untuk anak usia di bawah 12 tahun diberikan agar bisa melindungi ketahanan anak. Sama seperti vaksinasi kepada remaja dan dewasa untuk memberikan tambahan imun. Karena mereka (anak red) ini rentan tertular,” ucapnya.

Saat ini, vaksinasi khusus anak usia 6 hingga 11 tahun belum didistribusikan ke daerah. Sehingga masih menunggu vaksin tersebut turun dari Kemenkes RI.  Jika sudah ada instruksi, baik dari Kementerian atau pimpinan akan segera melakukan vaksin kepada anak-anak. Sedangkan Kemenkes masih membutuhkan tambahan vaksin terhadap 26,4 juta anak.

“Vaksin ini oleh pusat sendiri juga sudah dipersiapkan dalam anggaran tahun 2022 mendatang. Jadi kalau sesuai jadwal dan tidak ada halangan, awal tahun 2022 sudah bisa dilakukan penyuntikan,” jelasnya.

Sementara itu, vaksinasi untuk remaja hingga lansia masih 38 persen dari total sasaran 785.123 orang. Rinciannya, vaksinasi remaja masih 7 persen dari target sebanyak 107.284 pelajar. Lansia masih berada di angka 15 persen untuk dosis tahap 1 dengan target 52.640 jiwa. Pelayan publik yakni 39.715 orang yang sudah divaksin sebesar 168 persen atau melampau target. Dimana hanya pelayanan publik yang tervaksin sudah sekitar 67.057 orang. Sedangkan masyarakat umum sebanyak 582.055 yang sudah divaksin dosis satu hanya 38 persen.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *