oleh

Awasi Masuknya Tembakau Luar Daerah

Kabarmadura.id/Pamekasan – Memasuki masa panen tembakau, para petani di Kabupaten Pamekasan mulai khawatir harga tembakau anjlok seperti tahun sebelumnya. Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mulai lakukan beberapa langkah antisipasi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan Kusairi mengaku sudah merumuskan sejumlah langkah, agar bisa mengontrol pergerakan harga tembakau di daerah.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah menyiagakan seluruh kecamatan untuk menjaga dan memblokir masuknya tembakau luar Madura ke Pamekasan. Bahkan  telah membagi tim khusus untuk melaksanakan tugas tugas tersebut.

Setiap kecamatan disiapkan operator yang dikomandoi oleh Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantip), terintegrasi dan bersinergi untuk melaporkan setiap temuan pelanggaran di lapangan.

“Masing-masing kecamatan harus aktif melaporkan, jadi nanti akan ketahuan pergerakan mobil ini kemana saja,” ujarnya, Minggu (06/09/2020).

Dengan laporan itu, Kusairi akan melakukan pemantauan hingga penindakan kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran dimaksud. Tidak hanya itu, setiap kendaraan yang membawa tembakau luar Madura akan dicatat nomor polisinya.

Hal itu dilakukan, agar harga tembakau lokal stabil. Sehingga pasar tidak dirusak oleh kedatangan tembakau luar Madura. Sebab diyakini, tembakau Madura memiliki kualitas terbaik dibandingkan tembakau luar Madura.

“Tentu hal ini harus dengan partisipasi masyarakat agar upaya bersama ini dapat membuahkan hasil yang maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Ismail A Rahim memastikan bahwa tindakan mengontrol masuknya tembakau luar Madura merupakan tindakan legal yang memang diatur oleh peraturan darah (perda).

Ismail menegaskan, kualitas tembakau Madura tidak ada duanya di dunia ini. Dia meyakini, kedatangan tembakau luar Madura ke wilayah Pamekasan akan merusak pasar dan membuat petani tembakau lokal tidak sejahtera.

“Tembakau itu spesifik, karena tembakau Madura tidak ada duanya di dunia ini. Jadi tidak boleh tembakau luar masuk Madura, itu merusak tembakau Madura, dan akan merugikan petani,” ulasnya. (ali/ito)

Komentar

News Feed