oleh

Ayo Belajar, Diskominfo Sumenep Sediakan Area Wifi Gratis untuk Pelajar

Kabarmadura.id/SUMENEP-Wifi gratis dalam program Ayo Belajar yang difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep, cukup mempermudah para pelajar yang belajar untuk mengerjakan tugas dan kebutuhan lainnya.

Kepala Diskominfo Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan, wifi gratis tersebut memfasilitasi para siswa dan siswi yang belajar daring dan tidak memiliki kuota internet atau atau tidak terjangkau akses internet

“Wifi gratis berlaku sejak satu pekan yang lalu, yang setiap harinya pelajar atau siswa dan siswi sudah melakukan aktivitas browsing tugas dalam rangka mempermudah dan cepat,” katanya, Rabu (5/8/2020).

Penyedian fasilitas sebanyak 30 kursi. Dengan demikian, physical distancing dapat diterapkan, termasuk protokol kesehatan lainnya, dengan menggunakan masker cuci tangan.

“Ada ruangan khusus untuk wifi gratis, tempatnya di aula Diskominfo Sumenep,” ujarnya.

Program tersebut sebagai bentuk keprihatinan terhadap pelajar yang mengeluh tentang kuota internet atau paket internet. Sehingga, berdasarkan rapat bersama, ditetapkan membuka area wifi gratis tersebut.

“Sangat mudah untuk mengoperasikan wifi gratis, cukup klik AYO BELAJAR, maka smartphone atau laptop dapat mengakses internet,” ujarnya.

Caranya, mendaftar ke petugas Diskominfo bahwa akan mengerjakan tugas sekolah atau tugas kampus, yang nantinya dikasih tahu tempat atau ruangan wifi gratis dengan duduk di kursi yang telah disediakan.

“Di sana cukup duduk santai sambil mengerjakan tugas,” ujarnya.

Jadwalnya, dari jam kerja kantor pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB, dengan tanpa membatasi waktu pengoperasian wifi gratis. Sehingga pelajar dapat mengakses sepuasnya di ruangan aula Diskominfo tersebut.

Meski bebas mengoperasikan di dalam ruangan dan dijaga ketat oleh petugas, antisipasi pelajar mengakses hal yang tidak penting, seperti nonton film atau main game.

“Intinya, wifi gratis untuk pelajar yang hendak mengerjakan tugas atau yang berkaitan dengan mata pelajaran atau tugas kampus selain itu tidak boleh,” paparnya.

Penerapan wifi gratis tidak ada deadline waktu, sampai wabah Covid-19 selesai maka akan dinonaktifkan juga. Besaran kuotanya hingga 2,5 MBPS. Sehingga, tidak ada lemot dan permasalahan lainnya.

“Bagi yang akan mengakses video atau audio harus memakai headset sendiri agar tidak mengganggu pada yang lainnya,” tukasnya.

Dijelaskan, dalam setiap harinya, para pengunjung sebanyak 5-10. Harapannya, 30 kursi dapat dipenuhi. Sehingga, pelajar di Sumenep banyak teman sekaligus punya jaringan. “Satu sama lain bisa berkenalan,” ujar dia.

Dia menjelaskan, saat ini pengunjung dipenuhi oleh siswa maupun sisiwi di antaranya SMPN 1, SMAN 1, dan SD Pajagalan.

“Ke depan para mahasiswa juga diharapkan menjadi pengunjung,” tukas dia.

Dia berharap, semoga masa wabah Covid-19 cepat usai. Sehingga, pembelajaran dapat berjalan sesuai harapan dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Sosialisasi dengan masyarakat atau pelajar sudah dilakukan terus menerus, agar para pelajar mengetahui dengan adanya wifi gratis,” pungkasnya. (imd/waw)

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed