Ayo Jadikan Madura United Merasakan Kandang Sendiri!

  • Whatsapp
PENYULUT SEMANGAT: Hadirnya ribuan Suporter Madura Bersatu di laga kandang perdana kali ini diharapkan mampu menurunkan mental lawan.

Kabarmadura.id-Laga krusial tengah menanti Madura United di Stadion Gelora Madura Pamelingan (SGMP) Pamekasan, Kamis (27/6). Paslanya, tim ini bakal menghadapi Persebaya Surabaya yang belum pernah dikalahkan sepanjang tujuh pertemuan sejak musim 2018.

Kendati demikian, Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic meminta Fachrudin Wahyu Aryanto dan kawan-kawan untuk tampil lepas di rumah sendiri. Dia berharap, tidak membawa beban dalam pertandingan.

Sebab, Dejan menyadari bakal banyak tekanan terhadap anak asuhnya untuk zmematahkan rekor buruk tidak pernah menang atas Persebaya Surabaya. Serta, harapan besar dari Suporter Madura Bersatu-pendukung Madura United.

“Saya selalu katakan sama anak-anak agar nikmatilah pertandingan. Saya tidak ingin Madura United justru merasa terbebani dengan sejarah buruk tidak pernah menang atau tuntutan apa itu, enjoy saja,” ujar Dejan.

“Saya akan bicara lagi sama anak-anak sebelumpertandingan nanti, mungkin ada waktu khusus lebih baik untuk bicara hati ke hati ,” sambung Dejan.

Sementara itu, Slamet Nurcahyo menegaskan bahwa kunci untuk lolosnya adalah soliditas semua elemen Madura United pada  pertandingan besok. Baik para pemain dan tim pelatih yang paling penting dukungan supporter sehingga betul-betul merasakan diri sebagai tuan rumah.

“Saya setuju dengan apa yang disampaikan Coach Dejan, buat diri lebih tenang dalam bertanding, maka kami akan lebih menguasai pertandingan, tidak akan ada kepanikan atau bagaiamana. Kuncinya di suporter juga, datang dan dukung kami dengan hati kalian, mari kita berjuang sama-sama,” ucap Slamet Nurcahyo, pemain yang setia dengan nomor punggung 10 di skuad Madura United.

Pihak penyelenggara pertandingan Madura United vs Persebaya yang akan digelar besok sebagaimana disampaikan M Alwi, ketua LOC  Madura United menyampaikan bahwa pihaknya  mencetak sebanyak 11 ribu tiket komersial. Adapun alokasi untuk suporter tim tamu adalah 5 persen dari tiket diceta tersebut atau 550 tiket.

Dalam dua pertandingan terakhir Madura United vs Persebaya yang terselenggara di Stadion Gelora Madura, suporter tim tamu pernah menjadi yang paling dominan pada saat kompetisi Liga 1 tahun 2018 lalu.

Kondisi hampir sama juga terjadi pada saat pertandingan Madura United vs Persebaya pada babak Semifinal Piala Presiden beberapa waktu lalu meski jumlah suporter tim tamu dibatasi dengan alokasi 5 persen seiring banyaknya tiket yang dijual via pemesanan dan dibeli warga Madura beralih tangan ke suporter tim tamu.

“Distribusi penjualan tiket dengan sistem pemesanan adalah sebagai salah satu edukasi  agar tiket betul-betul terarah untuk  masing-masing supporter kedua tim sesuai dengan alokasi. Semoga perilaku percaloan tidak  mulai berkurang dengan system yang telah  diupayakan oleh manajemen klub,” tegas Alwi. (idy/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *