Bahan Takar Meneroka Indonesia Bubar

  • Whatsapp

Peresensi          : Rifqi As’adi*)

Situasi akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan. Pasalnya banyak kerusakan dan terorisme yang terjadi di dunia khususnya di Indonesia. Seperti teror bom Gereja Oikumene di Samarinda (2016), Gereja Santo Yosep di Medan (2016). Sementara di Jakarta juga terjadi peledakan bom yaitu bom Thamrin (2016) dan bom Kampung Melayu (2017). Sedang peristiwa terakhir adalah bom yang terjadi di tiga gereja di Surabaya (2018) dan juga Polresta Surabaya (2018).

Bacaan Lainnya

NKRI terbangun atas usaha para pendiri dan penggerak bangsa ini. Hal demikian membuat NKRI terbangun atas kemerdekaan. Lalu dengan berbagai perkembangan zaman lalu berbagai masalah muncul seperti gerakan ormas yang akan berusaha mendirikan negara sendiri. Dalam hal ini negara tidak tinggal diam. Seperti pembubaran HTI pada tahun 2017 dan yang terakhir pembubaran FPI tahun 2020.

Buku  bersampul merah ini menengarai adanya NKRI yang akan bubar. Hal itu merupakan kegelisahan penulis terhadap adanya berbagai konflik yang terjadi di Indonesia seperti di Aceh dan Papua, Maluku dan Minahasa. Walaupun di Aceh itu hanya tinggal riak-riak kecil tapi bukan tidak mungkin bahwa Indonesia akan bubar.

Hal ini ditengarai oleh penulis dengan adanya kegagalan di negara-negara lain seperti Turki Usmani, Uni Soviet, Yugoslavia, Vietnam Selatan, Libya, Mesir, Irak, Suriah, dan Yaman. Negara-negara itu yang rupanya luluh-lantak akibat separatisme.

Buku ini juga melihat berbagai ancaman, dan potensi Indonesia bubar meski dari segi judul sangat provokatif sekali. Meski demikian buku yang menyentak ini tetap menjadi bahan bacaan yang sangat bagus. Walaupun di dalamnya tidak membahas tentang peran media sosial terutama peran dunia digital untuk menyebarkan paham radikalisme dan separatisme.

Pengantar buku ini adalah seorang profesor yang banyak menulis buku bagus yaitu Prof. Dr. Azyumardi Azra. Di bagian pengantarnya itu, ia menakar hanya 2% potensi Indonesia bubar dari 10%. Dan 8%-nya masih punya potensi untuk membangun dengan berbagai potensi yang ada seperti pilar kebangsaan (UUD 45, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika), optimalisasi SDA, eksplorasi SDA, Ekonomi, Investasi, moderasi keagamaan.

Lebih lanjut lagi, ia mengatakan bahwa radikalisme biar tidak tersebar kemana-mana misalnya seperti ke kampus dilakukan berbagai langkah preventif agar mencegah radikalisme itu yaitu jangan biarkan fasilitas kampus itu dikuasai oleh kelompok yang tidak berpaham moderat dalam agama. Seperti di musala, masjid, dan organisasi intra kampus.

Azra melihat buku ini dengan kesimpulan yang sangat berani bahwa dari segi judul buku ini sangat menohok itu. Tapi disisi lain ia juga memuji adanya buku ini.

Buku ini terbagi menjadi 4 bab bagian penting. Pertama, fenomena kerawanan NKRI, seperti maraknya populisme Islam, pertarungan ideologi, Islam politik. Di bab kedua, negara-negara gagal, dan bab ketiga, potensi Indonesia bubar, macam isu-isu pemekaran wilayah, pesta demokrasi, geliat khilafah, NKRI bersyariah, geliat separatisme, masuknya tenaga kerja asing  (TKA).

Pada bagian awal, misalnya dijelaskan bagaimana potensi bagaimana pertarungan ideologi mulai sejak Indonesia mau berdiri. Lalu pada gelombang selanjutnya, banyak berdiri berbagai ormas yang sama mengusung berdirinya negara Islam di Indonesia.

Buku ini layak dibaca siapa saja. Bagi pemerintah supaya hati-hati menjaga Negara ini agar jangan sampai bubar. Bagi praktisi isu-isu radikalisme bisa menjadi bahan pustaka untuk menambah koleksi bacaan. Untuk kalangan masyarakat umum menjadi bahan penakar wawasan bagaimana melihat Indonesia dengan berbagai tantangan yang ada seperti gelombang radikalisme dan separatisme.

*) Mahasiswa Instika, Pengurus PC JQH-NU Sumenep, Ketua LPTQ Annuqayah, Alumnus PP. Nurul Iman

Judul Buku      : Menakar Indonesia Bubar;

Penulis             : Ahmad Khoiri, dkk                                                                             

Penerbit           : Pustaka Harakatuna, Jakarta

Cetakan I          : Januari 2021

Tebal               : xvi + 310 halaman

ISBN                   : 978-623-93356-5-6

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *