Balita 11 Bulan Menjadi Tambahan PDP

  • Bagikan
FOTO: KM/Karikatur

Jumlah Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah 1 Orang

Kabarmadura.id/Pamekasan–Kabupaten Pamekasan kembali menerima tambahan pasien dalam pengawasan (PDP). Dalam dua hari terakhir, Senin-Selasa (18-19/5/2020), ada sebanyak 7 orang PDP, satu dianataranya merupakan balita berusia 11 bulan.

Tidak hanya itu, berdasarkan rilis Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 bertambah satu orang. Tambahan pasien terkonfirmasi itu berasal dari Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan Pamekasan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Pamekasan Sigit Priyono mengungkapkan, balita berusia 11 bulan yang menjadi PDP itu, berasal dari Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan berinisial F. Saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Mohammad Noer (RSMN) Pamekasan.

Sementara enam lainnya yaitu, S Perempuan usia 56 tahun asal Desa Branta Pesisir diisolasi di rumahnya. NS Perempuan usia 56 tahun asal Jl. Cokroatmojo dirawat di RSUD Waru, dan SF Perempuan usia 56 tahun asal Jl. Pintu Gerbang dan tengah dirawat di RSUD Waru.

Kemudian, tambahan tiga PDP pada Selasa (19/5/2020), yakni M usia 65 tahun asal Desa Palengaan Daya. M usia 12 tahun alamat Desa Larangan Badung. MN usia 33 tahun asal Jalan Kesehatan Kecamatan Pamekasan.

“PDP usia 11 bulan dirawat di RSMN. Ada tambahan hari ini satu pasien terkonfirmasi positif asal Desa Bandaran,” ujarnya, Selasa (19/5/2020).

Terpisah, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSMN dr. Mokh. Mukhlis membenarkan hal tersebut. Dia menyampaikan, satu orang balita berusia 11 bulan sudah masuk ke RSMN. Dia menyampaikan, pihaknya menerima laporan medis dan rekomendasi dari dokter spesialis anak terlebih dahulu sebelum menerima balita tersebut sebagai PDP.

Kendati demikian, dr. Mukhlis menyebutkan, saat ini kondisi balita itu sudah mulai stabil dan tidak separah saat baru masuk RSMN.

Baca juga  Keren! Bhabinkamtibmas Bangkes Kembangkan Budidaya Bawang Merah, Bantu Warga di Masa Covid-19

“Kondisinya saat ini sudah mulai stabil,” tukasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Achmad Marsuki menjelaskan, Covid-19 tidak memilah dan memilih target. Menurutnya, semua usia bisa saja terpapar Covid-19 lantaran belum ada standar imun yang pasti untuk Covid-19.

Dirinya berpesan kepada seluruh masyarakat Pamekasan, untuk selalu waspada dan selalu menjaga kebersihan serta kesehatan agar bisa terbebas dari serangan Covid-19.

“Covid ini tidak pilah-pilih umur, semua umur bisa saja terpapar Covid-19, karena sejauh ini belum ada imun untuk Covid-19,” tukasnya. (ali/pin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan