Bangkalan Belum Mulai Realisasikan BLT DD

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Bangkalan– Bantuan Tunai Langsung (BLT) dari Dana Desa (DD) di Kabupaten Bangkalan sampai saat ini belum direalisasikan.

Bantuan sosial bagi penduduk miskin di tengah musibah Covid-19 sebesar Rp600 ribu tidak kunjung ada kejelasan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bangkalan Ahmad Ahadian, menunturkan bahwa BLT yang diberikan kepada masyarakat masih dalam tahap musyawarah desa khusus. Sehingga kondisi itu membuat bantuan tunai tersebut belum terealisasi.

“Sampai saat ini pencairan BLT terhadap masyarakat miskin belum terealisasi lantaran pengajuan dari kepala desa masih ada kesalahan sehingga perlu direvisi lagi,” katanya, Selasa (5/5/2020).

BLT sebesar Rp600 ribu yang diambil dari DD tersebut merupakan akumulasi  dari total keseluruhan besaran DD. Untuk jumlah penerima akan ditentukan oleh pemerintah desa berdasarkan hasil musyawarah bersama.

“Besaran DD yang dialokasikan untuk BLT ditentukan oleh setiap desa. Tim relawan yang mendata penerima BLT, jadi tergantung pada kebutuhan desa,” imbuhnya.

Laporan untuk penerima bantuan tersebut sampai saat ini dari setiap kepala desa belum ada yang masuk. Sehingga pihaknya belum mengatahui pasti jumlah penerimanya.

“Proses pendataan penerima BLT  di setiap desa ada tim relawan yang terdiri dari kepala desa, BPBD, pendamping PKH, musyawarah ini agar tidak ada kesalahan data” terangnya.

Sedangkan waktu pencairan BLT, Ahadian mengaku tidak bisa menentukan karena semua bergantung dari pengajuan setiap  masing-masing desa.

“Kami tidak bisa menentukan, kalau dari desa ada yang mengajukan mungkin satu minggu dari pengajuan tersebut langsung bisa dicairkan,” ujarnya .

Terpisah, Abdul Aziz yang menjabat sebagai perangkat desa menuturkan, untuk pengajuan pencairan pihaknya sudah melakukan musyawarah di desa  namun masih ada sejumlah kendala dalam proposal.

Di antaranya revisi data penerima BLT. Untuk batas waktu pengajuan dirinya mengaku secepatnya untuk merealisasikan. Pihaknya menargetkan pada bulan ini data penerima BLT sudah final sehingga bisa langsung dicairkan.

Sementara itu Anggota Komisi A Dewan Pewakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Herman Fenanda, meminta DPMD untuk ebih tegas lagi dalam menangani bansos BLT DD. Ia berharap segera mungkin dana itu bisa terealisasikan.

“DPMD seharusnya lebih tegas lagi agar masyarakat miskin  bisa menerima bantuan tersebut, biar bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkann, selain mempertegas dirinya minta agar setiap perangkat desa lebih hati- hati saat memasukkan data. Hal itu agar tidak ada lagi data yang tumpang tindih maupun fiktif.

“Pengsian data BLT saya harap perangkat desa lebih teliti, tidak ada kesalahan data sehingga masyarakat yang benar-benar menera bantuan tersebut tepat sasaran,” tukasnya. (sae/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *