Bangkalan Hanya Ajukan Ratusan, Dapat Ribuan Kuota Calon ASN

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) RAPI: BKPSDA Bangkalan kaget mendapatkan kuota CASN hingga ribuan, padahal hanya mengajukan ratusan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Pengajuan kuota untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Bangkalan diketahui hanya sekitar 278. Hal tersebut lantaran Bangkalan sudah memiliki 13 ribuan ASN. Tetapi faktanya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (PAN-RB) memutuskan memberi kuota sebanyak 1.116.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Bangkalan Roosli Soeliharyono menyampaikan, penentuannya tetap menjadi keputusan pemerintah pusat. Dirinya juga mengaku kaget dengan hasil penentuan kuota CPNS Bangkalan

Bacaan Lainnya

Dari kuota 1.116, sebanyak 965 untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan 151 untuk CPNS.

“Jumlah ini jauh lebih banyak dari yang kami ajukan, tapi tetap harus kita syukuri,” tuturnya.

Lelaki yang akrab disapa Nonok tersebut menjelaskan, bahwa dari 965 kuota PPPK, sebanyak 804 untuk guru. Sedangkan 161 formasi lainnya untuk non guru. Nonok berharap agar kuota yang sudah ditentukan tersebut sesuai dengan keuangan yang diberikan.

“Semoga saja nanti bisa disesuaikan, karena Juni ini mungkin sudah mulai dibuka pendaftarannya,” ulasnya.

Sedangkan salah satu anggota Komisi A DPRD Bangkalan Mahmudi mengingatkan agar pemerintah setempat agar hati-hati melakukan rekrutmen pegawai. Sebab, jika tidak disesuaikan dengan kondisi keuangan, bisa saja menimbulkan defisit.

“Kalau tidak disesuaikan dengan anggaran yang ada nanti bisa saja Bangkalan ini tak berkembang,” pungkasnya.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan juga sudah menentukan dua formasi khusus pada rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) 2021, yakni 1.128 formasi.

Namun pendaftarannya ditunda, karena sesuai dengan surat Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni belum diterapkannya beberapa hal yang berkaitan dengan aturan dasar. Selain itu, adanya revisi penetapan formasi di beberapa instansi pemerintahan. Pendaftaran yang semula dibuka pada 31 Mei 2021, diundur dengan waktu yang tidak ditentukan.

Menurut Kepada Sub Bidang (Kasubid) Formasi dan Pengadaan Aparatur BKPSDM Pamekasan Abdul Malik, dari 1.128 formasi itu, 236 formasi untuk calon pegawai negeri sipil (CPNL) dan 892 formasi untuk PPPK.

Kemudian ada 9 orang melalui formasi khusus, dengan rincian 3 orang berasal dari lulusan terbaik, sedangkan 6 orang lainnya berasal dari penyandang disabilitas.

“Jadwal pelaksanaan seleksi akan diinformasikan lebih lanjut,”ujarnya, Minggu (30/5/2021). (rul/hel/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *