Bangkalan Kecipratan Dana Percepatan Pembangunan Rp46 Triliun

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Bangkalan-Dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 80 tahun 2019 mengenai percepatan pembangunan membawa berkah tersendiri untuk Kabupaten Bangkalan.  Pemerintah pusat telah menyiapkan dana triliunan untuk pulau Madura. Di mana diketahui dari anggaran Rp53,021 triliun, untuk Bangkalan Rp46,955 triliun.

Diketahui, anggaran tersebut untuk mewujudkan 8 pembangunan yang ada di Bangkalan. Delapan program dalam percepatan pembangunan di Bangkalan sendiri yakni Indonesia Islamic Sciance Park (IISP), jalan tol menuju Pelabuhan Tanjung Bulupandan, pembangunan pelabuhan Tanjung Bulupandan, Industri Terpadu dengan Pelabuhan Tanjung Bulupandan,  Madura Industrial Seaport City,  Pembangunan Jalan Modung-Sreseh,  Reaktivasi Jalur Kereta Api (KA) Kamal – Sumenep,  Program Se-Kawasan Prioritas Gerbangkertosusila.

Anggota Komisi V DPR RI Syafiyudin Asmoro meminta Bupati Bangkalan untuk membuat regulasi, sehingga angaran di tahun 2021 mendatang bisa dieksekusi.

“Perpres ini realisasinya harus ada peraturan daerah (Perda)-nya,” ujarnya.

Politikus yang merupakan anggota fraksi PKB ini juga mengingatkan kepada pihak Pemkab Bangkalan untuk tidak mengesampingkan agama dan budaya Madura. Masih menurut Syafiyudin, diharapkan semua komponen masyarakat untuk bersatu padu mempersiapkan diri dan menyambut pembangunan dengan memaksimalkan peran, tugas, dan fungsi dari masing-masing sektor terkait.

“Apalagi dana yang dialokasikan untuk Kabupaten Bangkalan sebesar Rp46,955 triliun. Dengan delapan jenis pembangunan yang akan dilakukan untuk pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial, dan pelestarian hidup,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemkab Bangkalan sendiri melalui Pj Sekda Bangkalan Setiadjabudhi menuturkan, pembahasan kesiapan untuk realisasi perpres tersebut sudah dilakukan oleh pemangku kebijakan di kabupaten ujung barat pulau Madura ini. Sebab, Bangkalan sendiri masuk kawasan Gerbang Kertosusila bersama Kabupaten Gersik, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto.

“Kita kemarin membahas persiapan, karena Ibu Gubernur Khofifah berharap bahwa segala sesuatunya sudah siap. Kita sudah menjelaskan, apa saja pembangunan yang dilakukan oleh Bapak Bupati dan apa yang belum,” tuturnya.

Ia menuturkan, percepatan pembangunan dalam realisasi Perpres tersebut rencananya akan mulai dilaksanakan pada tahun ini (2020, red). Pembahasan yang dilakukannya meliputi 8 pembangunan yang bakal direalisasikan di Bangkalan. Mulai dari pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulupandan, jalan Modung – Sarseh hingga pembangunan Gerbangkertasusilo.

Lebih lanjut, dirinya menuturkan, proyek pembangunan skala nasional itu pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), swasta, kerja sama dengan Pemerintah dan Swasta serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Artinya, untuk anggarannya sendiri akan dilakukan pembiayaan bersama.

“Untuk kewenangan pembiayaan, itu pembiayaan bersama, itu tidak sepenuhnya diserahkan ke daerah. Itu adalah kewenangan pemerintah pusat di daerah,” pungkasnya. (ina/pai)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *