oleh

Bangkalan Kembali Zona Orange, Disdik Batalkan Uji Coba KBM Tatap Muka

Kabarmadura.id/Bangkalan – Kabupaten Bangkalan beberapa waktu lalu menjadi zona kuning atau beresiko rendah dalam penyebaran Covid-19. Namun, tidak lama lagi menjadi zona orange atau beresiko sedang, Kamis (03/09/20).

Perlu diketahui, terdapat delapan kecamatan yang masih zona kuning, sedangkan 10 kecamatan lagi zona orange.

Sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Kabupaten Bangkalan akan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. Namun sehubungan dengan Bangkalan kembali lagi ke zona orange, maka untuk uji coba KBM tatap muka Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dibatalkan.

Kepala Disdik Bangkalan Bambang Budi Mustika menuturkan, untuk pelaksanaan KBM tatap muka harus menunggu kabupaten kembali lagi ke zona kuning.

“Syarat pertama kabupaten zona kuning. Syarat kedua baru zona kuning kecamatan,” ujarnya.

Bambang mengatakan, untuk sekolah yang akan melaksanakan perlu mengajukan proposal terlebih dahulu.

“Sekolah harus mengajukan proposal. Proposal itu pertama isinya persetujuan dari pemerintah daerah, kepala sekolah, komite, dan wali murid,” ujarnya

Lebih lanjut, Bambang menambahkan, meskipun kecamatan yang zona orange tetap diperbolehkan untuk mengajukan proposal, lantaran jika nanti sudah menjadi zona kuning otomatis langsung diizinkan.

“Tapi kalau proposal itu semua wilayah boleh mengajukan, meskipun zona orange juga boleh, tapi kalau zona orange pasti tidak disetujui,” kata Bambang.

Menurutnya, sudah banyak proposal yang masuk, namun akan ada seleksi proposal yang bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan lalu Polres akan melakukan validasi melalui masing-masing Kepolisian Sektor (Polsek).

“Pertama seleksi proposal dulu, nanti kami bekerja sama dengan Polres karena polres itu akan melakukan seleksi lagi memberikan ke masing-masing Polsek untuk validasi ada apa tidak peralatan di sekolah itu,” jelasnya.

Disdik Kabupaten Bangkalan tidak memberikan target unruk pengajuan proposal itu, karena kalau dikasih target artinya Disdik seakan-akan memaksa, jadi tergantung sekolah apabila ingin KBM tatap muka syaratnya harus mengajukan proposal terlebih dahulu.

“Jadi syaratnya mengajukan proposal dulu.Apakah saya ijinkan atau tidak itu nanti tunggu surat ketetapan dari saya,” pungkasnya.

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan, H Nur Hasan menyatakan, pemerintah daerah seharusnya memang mengikuti peraturan pemerintah pusat melalu Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Pemerintah daerah itu kan kepanjangan tangan pemerintah pusat jadi segala sesuatu terkait regulasi harus mengikuti peraturan Kemendikbud,” paparnya.

Nur Hasan menambahkan, Kabupaten Bangkalan saat ini masih zona orange dan sebelum zona kuning tidak diijinkan untuk melaksanakan KBM tatap muka.

“Sebelum zona kuning lagi, maka tidak diperbolehkan,” tukasnya. (Salman/nam)

Komentar

News Feed