oleh

Bangkalan Terima  Jatah Vaksin 2.480 Dosis, Tidak Semua Nakes Divaksin

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Usai ditundanya vaksinasi kepada 10 Forkopimda Bangkalan karena vaksin yang belum datang. Selasa (26/1/2021) dini hari, vaksin tersebut tiba di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan tepatnya pukul 01.00 WIB. Totalnya ada 2.480 dosis vaksin yang dikirim Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo mengatakan, pihaknya akan menyusun jadwal ulang untuk vaksinasi. Kata dia, nakes menjadi prioritas utama penerima vaksin. Baik yang ada di puskesmas maupun klinik.

“Semua nakes akan kami vaksin,” tuturnya.

Dari lima ribu nakes yang ada di Bangkalan, Yoyok (sapaan akrabnya) menuturkan, data yang sudah ter-entry hanya sekitar 3.800 nakes. Artinya tidak semua nakes akan dilakukan vaksin. Vaksin tersebut rencananya akan disalurkan ke semua fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Bangkalan.

“Ada 27 faskes, terbagi atas 3 rumah sakit, 22 puskesmas, dan 2 klinik (klinik Polres dan Kodim),” ungkapnya.

Untuk nakes yang belum divaksin, dia menargetkan provinsi segera mengirim kembali pada minggu depan. Sehingga, setelah vaksin yang menyasar nakes ini tuntas, bisa berlanjut pada masyarakat luas.

“Kami usahakan minggu depan semua nakes sudah divaksin dan semua faskes sudah tersalur vaksin,” tuturnya.

Sementara itu, Humas Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zein mengatakan, sesuai info awal yang sudah dibahas oleh forkopimda. Usai vaksinasi terhadap 10 Forkopimda, sasaran utama vaksin adalah nakes.

“Sama, tunggu agenda pelaksanaannya,” tuturnya.

Dia menambahkan, belum bisa memastikan kapan jadwal penyaluran ke puskesmas dan proses vaksin ke nakes. Dia belum bisa memastikan hal itu. Sebab, katanya, usai vaksin datang pihaknya masih melakukan pelaporan kepada Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron.

“Vaksin nyampe semalam jam 00.00 WIB lebih, etikanya lapor bupati dulu baru dipastikan agendanya, kan gitu,” terangnya.

Terpisah, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan menyampaikan, agar vaksin ini diberikan kepada garda terdepan dahulu. Yaitu tim nakes yang ada di Bangkalan. Usai itu bisa dilakukan vaksin kepada masyarakat luas.

“Tetapi kami berharap agar vaksin diarahkan kepada garda terdepan secara menyeluruh. Karena mereka yang berhubungan langsung dengan pasien yang terinfeksi Covid-19,” tandasnya. (ina/km58)

 

Komentar

News Feed