oleh

Bangkalan Tidak Terapkan PPKM Skala Mikrohingga Tingkat RT/RW

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro atau pembatasan wilayah mulai dari tingkat bawah yakni RT/RW, resmi dimulai Selasa, 9 Februari 2021. Di Bangkalan pemberlakukan itu dilakukan di tingkat desa. Ada 38 desa di empat kecamatan di Bangkalan diberlakukan PPKM.

Humas Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zein mengatakan, PPKM skala mikro hanya diberlakukan di masing-masing desa yang dinilai masuk rawan penularan Covid-19, bukan di perRT/RW.

Tidak diberlakukannya secara RT/RW tersebut, kata Agus, karena Bangkalan tidak masuk menjadi salah satu wilayah prioritas PPKM.

“Kami hanya mengikuti arahan dari gubernur kemarin, dimana 38 kota atau kabupaten di Jawa Timur harus melakukan PPKM. Termasuk kabupaten yang tingkat terinfeksinya menurun,” ungkapnya, Rabu (10/2/2021).

Sehingga pihaknya tidak memberlakukan semua wilayah di Bangkalan. Empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Bangkalan, Socah, Burneh dan Kamal. Pemberlakuan itu, katanya, mulai dari 8 Februari lalu sampai 22 Februari 2021 mendatang.

“Sebenarnya PPKM ini kebijakan pusat, yakni Satgas Covid-19 nasional, yang kemudian diadopsi oleh Jatim dengan istilah biasanya Kampung Tangguh,” ujarnya.

Harapan menerapkan PPKM Skala Mikro di tingkat desa, Satgas Covid-19 Bangkalan melalui posko di desa bisa menangani sendiri bila ada warganya yang terinfeksi.

“Tentu nanti kami akan supervisi dengan pemerintah. Karena pemerintah ini tidak mampu kalau menangani semuanya,” jelasnya.

Agus juga meminta agar warga dapat mematuhiPPKM skala mikro itu. Teknis penerapannya, warga masih bisa melakukan aktivitas untuk keluar dari empat kecamatan tersebut.

“Tetap boleh, hanya dibatasi, tidak dihentikan. Intinya dideteksi secara dini dengan tidak boleh membuat kerumunan atau konsentrasi massa di empat kecamatan itu,” paparnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungi Bangkalan pada Senin, 8 Februari 2021 telah memerintahkan setiap kota atau kabupaten untuk menerapkan PPKM skala mikro. Katanya, meski tidak masuk wilayah prioritas PPKM,dia meminta agar ada RT/RW atau desa tertentu untuk dilakukan PPKM.

“Jadi nanti akan kami rapatkan kembali PPKM skala mikro khusus di kabupaten dan bupati Bangkalan bisa segera mempersiapkan itu,” pungkasnya. (ina/waw)

Komentar

News Feed