Bangun Pesantren untuk Tebarkan Spirit Qur’ani

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) Achmad Syarif Fathoni: Pendiri PP. Riyadhul Qur’an

KABARMADURA.ID | Sepak terjang sosok satu ini patut diapresiasi. Ia berkontribusi besar dalam membimbing peserta dari Sumenep pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Jawa Timur ke-XXIX (MTQ Jatim XXIX) di Pamekasan yang telah berakhir pada Rabu (10/11/2021) malam. Sosok tersebut bernama Achmad Syarif Fathoni. 

IMAM MAHDI, SUMENEP

Bacaan Lainnya

Pria kelahiran Sumenep, 27 Mei 1989 tersebut mampu membimbing anak didiknya hingga menorehkan juara harapan 2 lomba Hifdzul Qur’an 10 Juz Putra, juara harapan 2 Tafsir Bahasa Arab, juara harapan 3 hifdzul Qur’an 30 Juz Putra.

Selain itu, pria yang juga merupakan pendiri Pondok Pesantren Riyadhul Qur’an itu saat ini sedang fokus melakukan pembinaan di bidang tahfizh. Ia mengaku, hadirnya Ponpes Riyadlul Qur’an untuk mewujudkan para ahli Qur’an sabar dalam menuntut ilmu dan senantias menebarkan kebaikan kepada orang-orang di sekitarnya. Karena menurutnya, setiap manusia harus meniru pribadi Nabi Muhammad SAW yang akhlaknya adalah Al-Qur’an.

“Kesabaran dan ketabahan perlu dilakukan dalam membimbing anak didik,” katanya, Kamis (11/11/2021).

Ia juga memaparkan, bahwa ia memang membuat lembaga pendidikan semacam pesantren di desa. Sebab menurutnya, pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang telah teruji keberhasilannya. “Mendirikan pesantren murni untuk mendidik anak yang ahli qur an,” ujarnya. 

Selanjutnya, ia juga menambahkan, ketika ada warga yang dalam keadaan ekonominya tejepit, para kiai dan sanri hadir untuk membantu. “Mereka datang ke pesantren meminta pertolongan. Pesantren Riyadhul Qur’an ingin melahirkan para generasi yang hafal Al-Quran dan senantiasa memberi manfaat kepada umat. Ini tujuan kami dari dulu,” tuturnya.

Alumnus Pesantren Al-Amien Prenduan itu menegaskan, bahwa dalam mendirikan pesantren tidak mudah. Perlu perjuangan dan kesabaran dalam menghadapi setiap hambatan. “Alhamdulillah saat ini, selain menjadi pembimbing dalam membaca Al-Qur’an. juga dapat mendirikan pesantren, yang saat ini sudah mencapai ratusan santri,” ucapnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *