oleh

Banjir Menerjang, Winger Madura United Tetap Semangat Jaga Kondisi

Kabarmadura.id-Di tengah wabah Covid-19, Gorontalo harus tertimpa musibah yang berbeda. Yakni, banjir bandang. Hujan deras di daerah pegunungan menjadi pemicunya. Itu disampaikan Winger Madura United Rifaldi Bawuoh.

Menurutnya, hujan tersebut cukup lama sejak malam hingga pagi. Air besar mengalir di sungai dari pegunungan ke kota, serta meluap di daerah kota.

“Di daerah gunung hujannya dari malam sampai pagi. Malam hari, airnya meluap ke daerah perkotaan. Kami kena banjir,” ucap bomber bernomor punggumg 13 ini kepada Kabar Madura, Sabtu (4/7/2020) malam.

Kendati demikian, di tempat tinggal mantan striker Arema FC tersebut tidak terlalu parah. Meski begitu, akses dari rumah tetap terhambat.

“Di rumah ndak masuk, cuman sekitaran halaman saja. Kalau jalan depan rumah, sampai lutut,” lanjutnya.

Meskipun terhambat banjir di tengah wabah Covid-19, Rifaldi mengaku tidak surut untuk menjaga kondisi. Bahkan, dia memilih pelihara fisiknya dengan bersepeda di jalan raya yang masih belum tergenang atau sudah mulai surut, sembari memantau situasi.

Diketahui, kompetisi Liga 1 2020 bakal dilanjutkan kembali awal Bulan Oktober, seperti yang tertuang dalam Surat Keputusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nomor SKEP/53/VI/2020.

“Iya tetap setiap hari rutin. Biasanya saya itu push-up, atau angkat alat-alat berat dan sebagainya. Tadi saja (Sabtu, 4/7/2020) masih bersepeda. Sambil lihat situasi,” terangnya.

Mendengar kabar tersebut menyentuh hati Manajer Madura United Rahmad Darmawan. Dia berharap, musibah yang menimpa masyarakat Gorontalo, termasuk anak asuhnya, bisa segera berlalu.

“Iya, saya sudah dengar informasi itu. Tentu hati ini sangat kasihan. Soalnya, kita semua tahu ada musibah Covid-19 yang seluruh dunia mengalami, ditambah ada banjir juga. Semoga cepat berlalu. Amiin,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed