oleh

Bansos Japes di Sumenep Tembus Rp32 Miliar

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Bantuan sosial (bansos) program jaring pengaman sosial (japes) tahun ini kembali dianggarkan. Berdasarkan informasi yang beredar porsi anggaran lebih besar dari tahun sebelumnya. Namun sampai saat ini data keluarga penerima manfaat (KPM) masih belum turun. Sehingga kondisi itu membuat bansos tersebut belum bisa dicairkan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Moh. Iksan menerangkan, data yang masuk pada tahun kemarin hampir 30 ribu KPM, namun untuk tahun ini masih belum ditentukan apakah menggunakan data lama atau pengajuan baru.

“Menunggu petunjuk pimpinan, data yang lama siap untuk dicleansing, jika meminta data yang baru ke kecamatan untuk diteruskan ke kadesnya juga siap,” kata pria yang saat ini menjabat Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep itu.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep itu melanjutkan, program yang direncanakan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 itu, dianggarkan lebih besar yakni Rp32 miliar, sementara tahun 2020 kemarin hanya sebesar Rp27 miliar.

Namun anggaran tersebut menurutnya masih belum sepenuhnya final. Artinya selain tidak mempersiapkan data penerima, juga dikhawatirkan ada perintah lain terkait bantuan tersebut.

“Makanya itu saya katakan belum final, menunggu petunjuk pimpinan apakah berbentuk kegiatan atau BTT,” imbuh Iksan.

Dia memastikan, data yang bakal masuk nanti tidak boleh tercakup di bantuan lain, baik yang bersumber dari dana daerah maupun pusat. Sehingga ketika teknis sudah ditetapkan, maka bantuan tersebut harus diproses tahapannya terlebih dahulu, tidak serta merta langsung direalisasikan.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep Abdul Hayat berharap adanya bantuan tersebut. Sebab BLT desa yang tahun lalu masih belum bisa sepenuhnya mengakomodir jumlah masyarakat terdampak.

“Ke desa belum ada informasi, kami sangat berharap, jika boleh jujur adanya upaya bantuan dari pemerintah masih dibutuhkan tahun ini,” harap Kepala Desa Pinggir Papas itu. (ara/mam)

Komentar

News Feed