oleh

Bansos Petani Miskin di Bangkalan Berkutat di Pendataan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Bantuan terhadap pertani miskin di tengah Covid-19 tak kunjung direliasasikan. Meski pendataan sudah hampir memakan waktu bulan namun sampai saat ini tak kunjung ada kejelasan.

Kepala Seksi (Kasi) Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan  Bangkalan Imam Syafi’i menyampaikan, bantuan yang akan disalurkan kepada petani miskin  sampai saat ini masih pengajuan data. Sehingga bantuan itu belum bisa terealisasikan.

“Bantuan bagi petani miskin masih dalam penyetoran data ke dinas sosial untuk bantuan itu,” terangnya, Kamis (21/5/2020).

Pihaknya menyampaikan untuk semua data sudah ada tim penyuluh. Setiap penyulu masih diajukan ke dinsos, dirinya mengaku pencairan bukan tanggung jawab dinas pertanian. Dikatakannya, untuk kriteria penerima masih menunggu petunjuk teknis.

“Kami masih pengajuan data sebab anggarannya bukan di Dinas Pertanian melainkan di dinsos,” ungkapnya.

Ketika ditanya jumlah nominal yang diberikan kepada masyarakat? Pihak dispertan mengaku belum memiliki memiliki wewenang untuk menjawab itu.

“Jumlah Nominal yang akan diberikan kepada masyarakat Kami tidak tau mas sebab itu bukan rananhnya kami,”  tuturnya.

Terpisah Kepala Bidang Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sukardi menuturkan bahwa sebelumnya ada dari dinas pertanian yang meminta data. Dinas Pertanian  pernah melakukan pengajuan data bantuan BLT DD sebagai upaya menghindari data yang tumpang tindih.

Selain itu dirinya kembali menambahkah sampai saat ini pengajuan data tersebut masih dalam tahap proses oleh Dinas Sosial. Pendataan penerima bantuan  yang diajukan akan tetap diproses.

Untuk pencairan tersebut pihaknya mengaku tidak mengetahui sebab pertanian mempunyai anggran tersendiri untuk bantuan tersebut.

“Pencairan bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat petani miskin ,atau petani buruh katanya, pertanian punya anggaran tersendiri, sehingga kepada kami cuma mengajukan data saja,” ungkapnya. (sae/mam/waw)

 

 

Komentar

News Feed