Bantuan 1.000 UMKM Terhambat Program Pusat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) BANTUAN: Pemkab Sampang rencanakan 1000 UMKM akan diberikan bantuan yang bersumber dari APBD.

Kabarmadura.id/Sampang-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang berencana akan menyalurkan bantuan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Kota Bahari. Bantuan tersebut untuk 1.000 UMKM yang terdampak Covid-19. Tetapi hingga saat ini bantuan itu tidak tersalurkan. Sebab, masih fokus terhadap bantuan UMKM yang dari Kementerian Koperasi pusat.

Kasi Pengawasan dan akuntabilitas Diskumnaker Sampang, Wahyu Agustiani menuturkan, dengan adanya wabah Covid-19, Pemkab Sampang berencana untuk memberikan bantuan terhadap UMKM terdampak, tetapi hingga saat ini masih belum terealisasi.

Bacaan Lainnya

Ditambahkan, tidak terealisasinya bantuan tersebut karena tidak adanya SK dari Bupati Sampang H. Slamet Junaidi. Adapun program tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah. Artinya bukan program pusat maupun program provinsi.

“Untuk UMKM di Sampang nanti akan menerima bantuan dari pemerintah daerah yang bersumber dari APBD, tetapi hingga saat ini belum ada SK dari pimpinan,” ungkapnya, Kamis (3/9/2020).

Adapun jumlah UMKM yang akan mendapatkan bantuan yang bersumber dari APBD tersebut, jumlahnya ada 1.000 UMKM, dan bantuan tersebut direncanakan hanya turun satu kali. Selain itu, untuk antisipasi tidak adanya UMKM yang tumpang tindih, pihaknya bekerja sama dengan DInas Sosial (Dinsos) Sampang untuk sinkronisasi data.

Selain itu, untuk nominal bantuan yang akan diberikan terhadap masing-masing UMKM di Kota Bahari ini pihaknya mengau tidak tahu. Sebab masih tahap rencana, tetapi untuk data sudah ada. Bahkan saat ditanya kapan yang akan disalurkan pihaknya tidak tahu, sebab masih fokus terhadap bantuan UMKM yang dari pusat.

“Untuk data UMKM sebagai penerima sudah ada. Jadi, tinggal nunggu SK dari Bupati saja untuk menyalurkannya, dan data itu sudah diverifikasi oleh dinsos,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sampang, M. Nashrun membenarkan bahwa ada pengajuan data kurang lebih 1.000 UMKM dari Diskumnaker Sampang. Hal itu dilakukan untuk memadamkan data. Namun, saat dilakukan pemadanan, dari 1.000 data UMKM yang diajukan tersebut ada 300 UMKM yang sudah menerima bantuan dari program lain. Sehingga, dari jumlah pengajuan tersebut tersisa ada sekitar 700 UMKM yang berhak untuk menerima bantuan.

“Ia memang benar, ada 1.000 data UMKM yang diajukan oleh Diskumnaker, tetapi dari jumlah itu ada sekitar 300 UMKM yang sudah menerima bantuan dari program lain,” pungkasnya. (mal/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *