Bantuan Korban MD Covid-19 Belum Terealisasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) BURAM: Hingga saat ini, korban meninggal dunia (MD) di Kabupaten Sampang belum menerima bantuan Covid-19 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI).

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), merencanakan pemberian bantuan uang sebesar Rp15 juta untuk jenazah meninggal dunia (MD) akibat Covid-19. Namun, hingga saat belum juga terealisasi. Padahal, data dari masing-masing penerima atas nama ahli waris sudah disetor oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sampang melalui Dinsos Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Berdasarkan data tersebut, terdapat 16 penerima bantuan Covid-19, dan sudah mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kabupaten Sampang, Erwin Elmi Syahrial, Kamis (21/01/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hingga saat ini bantuan untuk jenazah dampak Covid-19 tidak ada yang cair. Padahal, pengajuannya sudah dilakukan dari tahun 2020 lalu. Dari 16 data itu, 12 korban Covid-19 sudah diajukan ke Kemensos Pemprov Jatim. Sedangkan 4 data lainnya, sudah masuk dan ditampung oleh Provinsi.

“Penampungan tersebut, lantaran 12 pengajuan sebelumnya tidak ada yang cair. Semuanya ada 16 data, dan mekanisme pengajuannya itu dari Dinsos daerah ke Provinsi, dan dari Provinsi ke Kemensos RI, tapi sampai saat ini tidak ada yang cair,” ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan,  instansinya hanya memfasilitasi. Sehingga, untuk memastikan kapan pencairan belum diketahui secara pasti. Selain itu, untuk mengajukannya harus ada rekomendasi dari Dinkes di daerah, dengan catatan bahwa korban meninggal karena Covid-19. Kemudian, menyertakan surat pendukung, seperti keterangan dari kecamatan, kelurahan atau desa.

Selain itu, identitas berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) yang jelas ahli warisnya. Sebab, bantuan tersebut diberikan kepada ahli waris. Menurutnya, bantuan tersebut langsung masuk ke rekening ahli waris. Meski belum cair, dipastikan pengajuan tetap ada. Sebab, korban Covid-19 kurang lebih ada 30 korban.

“Tahun 2020 itu, ada edaran dari Kemensos RI, bahkan ada pertemuan Dinsos dari kabupaten yang bertempat di Pamekasan. Dan dapat diajukan, itu harus ada rekomendasi dari dinkes, kalau tidak ada, tidak bisa diajukan,” imbuhnya. (mal/ito)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *