Bantuan Perahu Hanya untuk Arjasa dan Giliyang

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Perikanan Tangkap Edie Ferrydianto menyampaikan, pemerintah berusaha maksimal untuk  membantu meringankan beban nelayan. Nilai bantuan disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemerintah. Tahun ini misalnya, pihaknya memberikan bantuan 2 buah perahu untuk kelompok penerima manfaat (KPM) di Arjasa dan Giliyang.

Ia mengakui, pihaknya masih belum maksimal memberikan bantuan kepada petani. Namun,  ia berupaya untuk memberikan bantuan secara merata ke seluruh nelayan, meskipun nilai bantuan tidak besar.

“Hampir semuanya dapat bantuan dari kami, baik itu berupa jaring, sampan, dan alat-alat tangkap lainnya, hanya saja masih belum banyak jumlah bantuannya,” katanya, kemarin.

Ia juga menyampaikan bahwa bukan berarti pemerintah abai terhadap nasib nelayan, yang terkadang merupakan satu-satunya sumber penghasilan warga di daerah pesisir, tetapi untuk sementara memang kemampuan pemerintah hanya membantu sekadarnya saja.

“Kalau seperti jaring atau yang tidak terlalu mahal harganya, kelompok nelayan sudah banyak yang menerima bantuan,” lanjutnya.

Namun, ada daerah tertentu yang harga perahunya ratusan juta, hingga tidak mungkin memberikan bantuan perahu ke daerah tersebut. Pihaknya hanya memberikan bantuan berupa GPS yang memudahkan nelayan dalam mencari ikan.

“Kalau seperti Pasongsongan itu tidak mungkin kamu bantu, kapalnya saja Rp500 juta, tetapi kami bantu GPS-nya, sehingga nelayan itu tidak usah muter-muter mencari ikan,” pungkasnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *