Bantuan Senilai Rp1,2 M Terpusat di Karangpenang

  • Bagikan

Kabarmadura.id/Sampang-Program pembinaan lingkungan sosial dengan pagu anggaran Rp1,25 miliar yang dilaksanakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagprin) Kabupaten Sampang berupa penyaluran bantuan sarana produksi bagi kelompok masyarakat tidak merata, pasalnya bantuan tersebut hanya disalurkan di satu kecamatan.

Data Disperindagprin Sampang menunjukkan, jumlah kelompok masyarakat atau pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang mendapat bantuan sarana produski tahun ini berjumlah 15 unit mesin pengolah tanah liat (Hidrolis), 5 IKM Garmen, 3 IKM mebel dan satu unit tungku bakar genteng yang terpusat di Kecamatan Karangpenang Sampang.

Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Disperdagprin Sampang Imam Rizali berujar, program pembinaan lingkungan sosil berupa penyaluran bantuan sarana produksi, seperti mesin hidrolis tidak bisa mengjangkau dan mencakup semua wilayah. Hanya wilayah prioritas dan IKM yang memenuhi syarat yang bisa mendapatkan bantuan itu.

“Penyaluran bantuan ini, sengaja difokuskan di wilayah sentral IKM genting, yakni di Kecamatan Karangpenang,”ujar Imam Rizali saat dikonfirmasi Kabar Madura, Kemarin (9/7).

Ia menjelaskan, bantuan sarana produksi itu, saat ini masih dalam tahap persiapan pengajuan lelang pengadaan barangnya, kendati sudah memasuki triwulan ketiga tahun anggran berjalan. Sehingga proses penyaluran bantuan itu, hingga kini belum ada kejelasan, sebab masih menunggu lelang selesai dan kesiapan rekanan.

Lebih lanjut, Imam memaparkan, sumber biaya program pembinaan lingkungan sosial tersebut dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) tahun 2019 sebesar Rp1.250.000.000. Perinciannya, belanja pegawai Rp7.650.000, barang dan jasa Rp1.242.350.000, meliputi bantuan mesin hidrolis sebesar Rp750 juta dan sekitar Rp492 juta diperuntukkan pengadaan bantuan yang lainnya.

“Saat ini masih persiapan lelang, sehingga belum bisa dipastikan kapan bantuan ini disalurkan kepada penerimanya,” tandasnya.

Baca juga  Bupati Sebut Pidato Presiden Luar Biasa

Salah satu pelaku IKM di Kecamatan Karangpenang Sampang Abd. Basyir (27) mengaku selama ini, dirinya belum pernah mendapatkan bantuan dari Pemkab Sampang, kendati penyaluran bantuan beberapa tahun terakhir terpusat di Kecamatan Karangpenang. Padahal pihaknya mengaku sudah pernah mengajukan, tetapi tidak mendapatkan.

Ia berharap, bisa mendapatkan bantuan mesin hidrolis, sehingga bisa meningkatkan jumlah produksi dan kualitas genting yang lebih baik. Basyir menceritakan, sejak mewarisi usaha dari ayahnya beberapa tahun yang lalu, hingga kini dirinya tetap memproduksi secara manual atau tradisional, karena tidak mampu membeli mesin sendiri.

“Saya bersama kelompok IKM genting, pernah mengajukan bantuan mesin hidrolis tapi sampai sekarang belum mendapat bantuan. Kami sangat berharap agar mendapatkan bantuan mesin hidrolis ini agar produksi dan kualitas genteng bisa lebih baik,”harapnya. (sub/pai)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan