oleh

Banyak Caleg dan SS, Warga Bingung Nyoblos

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Pada pelaksanaan pemilihan Umum (Pemilu) serentak yang digelar kemarin (17/4), ditemukan masalah di tingkatan masyarakat. Di tingkat pemilih, rupanya banyak yang tidak siap dengan siapa calon yang akan dipilih saat sampai di tempat pemungutan suara (TPS), utamanya calon anggota legislatif (caleg), termasuk dengan banyaknya surat suara yang harus dicoblos.

Kebingungan dalam pemilu serentak yang melibatkan pemilihan presiden, pemilihan legislatif (pileg) DPR RI, DPR provinsi, DPRD kabupaten/kota sekaligus DPD tersebut, sebagaimana yang terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 18 Desa Gili Timur Kecamatan Kamal.

Kurangnya sosialisasi terkait banyaknya surat suara dan calon serta partai yang harus dicoblos, salah satunya dialami Ahmad Yusuf, warga desa setempat. Dia akhirnya hanya mencoblos surat suara calon presiden, sementera surat suara lainnya tidak dicoblos.

“Saya mengerti pemilhan ini untuk lima tahun yang akan datang. Namun, permasalahanya, saya banyak tidak tahu terkait calonya yang mana saja. Jadi saya hanya mencoblos satu surat suara saja yaitu presiden,” jelasnya, Rabu (17/4).

Sementara menurut pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI Qomaruddin, adanya pemilih yang kurang paham dengan banyak surat suara, harus menjadi evaluasi bagi panyelenggara pemilu. Dia meminta, ke depan, penyelenggara pemilu harus lebih massif dalam mensosialisasikan tentang mekanisme dan cara pemilihan.

“Ini menjadi evaluasi kepada penyelenggara pemilu untuk ke depanya agar lebih massif lagi dalan melakukan sosialisasi.” tegasnya.

Pria yang akrab dengan sapaan Drogba tersebut menyayangkan adanya masyarakat yang tidak menentukan pilihanya kepada calon anggota legislatif.

“Saya sangat menyayangkan, karena bagaimanapun DPR ini adalah wakil kita untuk menyuarakan apa yang menjadi keresahan masyarakat. Namun saya tidak bisa menyalahkan masyarakat, karena mungkin dari pihak penyelenggara dan calon kurang sosialisai ke bawah,”   jelasnya kepada Kabar Madura. (km46/waw)

Komentar

News Feed