oleh

Banyak Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Nakes Puskesmas Diuji

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Terbitnya aturan baru dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengenai prosedur tetap (protap) penanganan pasien Covid-19, berimplikasi pada banyaknya pasien terinfeksi Covid-19 mengisolasi diri secara mandiri.

Akibatnya, ruang isolasi di rumah sakit rujukan jadi kosong, seperti yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Slamet Martodirdo (RSUD SMart) Pamekasan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD SMart dr. Syaiful Hidayat mengungkapkan, saat ini pihaknya hanya merawat enam pasien terinfeksi Covid-19. Sementara dua paviliun yaitu flamboyan dan mawar yang sebelumnya digunakan untuk isolasi pasien, kini kosong.

“Karena aturan baru dari Kemenkes itu, makanya ya mereka tidak perlu isolasi di rumah sakit,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, jika sebelumnya tenaga kesehatan (nakes) yang pihaknya tugaskan dalam menanganni pasien Covid-19 sebanyak 20 orang, kini sudah banyak berkurang. Saat ini, nakes di puskesmas yang paling vital perannya dibandingkan nakes di rumah sakit.

Banyaknya pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah, menjadi tanggung jawab  nakes di puskemas  untuk mengawasi.

Hal itu dibenarkan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Achmad Marsuki. Pihaknya perlu mengerahkan petugas lebih banyak ketimbang sebelumnya, karena protap baru mengharuskan pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Bedanya kami perlu mengawasi pasien lebih banyak lagi, sebab semakin banyak yang isolasi mandiri di rumah,” ulasnya. (ali/waw)

Komentar

News Feed