Banyak Masalah Keuangan Desa, 178 Desa Dibidik Inspektorat Jatim

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/Pamekasan-Banyaknya permasalahan dana desa di Madura, lebih khusus Kabupaten Pamekasan belakangan ini, jadi atensi khusus bagi Inspektorat Jawa Timur (Jatim). Sebab, pernah terjadi kasus korupsi dana desa yang pernah menyeret Bupati Pamekasan Ach. Syafi’i, inspektur Inspektorat  Pamekasan dan salah satu kepala desa (kades).

Menurut Inspektur Inspektorat Jatim Helmy, bidikan terhadap 178 desa itu, supaya para kades di 13 kecamatan di Pamekasan bisa melaksnakan segala bentuk realisasi keuangan desa secara professional dan proporsional.

“Yang diawasi, semua bantuan yang masuk kepada desa, mulai dari dana desa, ADD, termasuk bantuan keuangan desa (BKD) dari Provinsi Jawa Timur,” paparnya.

Dengan realitas yang demikian itu, untuk beberapa program yang gunanya meningkatkan kapasitas kepala desa dan perangkatnya, lebih difokuskan kepada wilayah Madura, termasuk Pamekasan, agar para kades tidak tersandung korupsi dana desa.

“Makanya Madura kami prioritaskan untuk program penunjangnya, seperti klinik desa,”  tuturnya.

Helmy juga berharap, para apatur desa khussnya kades bisa mematuhi segala peraturan yang sudah menjadi rujukan dalam realisasi beberapa bantuan yang dikhususkan kepada setiap desa.

“Harapannya agar seluruh masyarakat dan aparat desa bisa selamat dari permasalahan hukum,” pungkasnya. (waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *