Banyak Pilih Praktik Mandiri, Puskesmas di Bangkalan Kekurangan Dokter Gigi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MELAYANI: Setiap tahun selalu ada dokter PNS pensiun, namun rekrutmen CPNS formasi dokter jarang terisi.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Banyak dokter gigi buka praktik mandiri di Bangkalan, namun empat puskesmas justru tidak memiliki dokter gigi. Sementara dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), diatur setiap puskesmas minimal memiliki satu dokter gigi.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Indah Wahyuni menjelaskan, di Bangkalan hanya ada 18 dokter dari 22 puskesmas yang ada.

Bacaan Lainnya

“Jumlah dokter giginya ada 18, puskesmasnya 22, jadi jelas kurang,” katanya.

Idealnya, kata Indah, jumlah dokter gigi juga menyesuaikan pada Permenkes 43 Tahun 2019, agar pelayanan bisa berjalan dengan baik.

Yang menjadi kesulitan terpenuhinya kebutuhan tersebut, salah satunya pada rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Saat dibuka rekrutmen CPNS, formasinya jarang terisi. Sedangkan setiap tahunnya selalu ada dokter yang pensiun. Sehingga jumlahnya berkurang dan tidak ada penggantinya.

Indah memperkirakan, beberapa dokter gigi yang membuka praktik secara mandiri lantaran tidak berkenan menjadi tenaga harian.

“Ada sebagian yang memang dokter kami (puskesmas), tapi sebagian juga dari Surabaya,” ucapnya.

Fenomena itu menurut anggota Komisi D DPRD Bangkalan Subaidi, Dinkes Bangkalan harus mengupayakan kebutuhan dokter dipenuhi di setiap puskesmas. Sebab, jika tidak sesuai dengan peraturan, menjadi salah dan juga akan berdampak kurang baik.

Dia meminta agar pemerintah juga melakukan langkah pendekatan pada dokter gigi yang biasanya membuka praktik mandiri dan bukan menjadi pegawai dinas kesehatan.

“Lakukan langkah pendekatan, setidaknya itu salah satu peluangnya,” pesan Subaidi

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *