Banyak Sedot Anggaran, Tajamara Sumenep Ditarget Sumbang PAD

  • Whatsapp
(KM/Razin) SEDOT ANGGARAN: Dibanding RTH lainnya, RTH Tajamara paling banyak kuras APBD

Kabarmadura.id/Sumenep-Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekaligus menjadi Taman Jajanan Madura (Tajamara) paling banyak menyedot anggaran APBD dibanding RTH lainnya. Memicu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berpikir keras supaya bisa memberikan sumbangsih terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumenep ketika sudah terkelola.

Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PU Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PU PRKP dan Cipta Karya) Sumenep Indra Wahyudi menyampaikan, satu-satunya RTH yang digadang-gadang bisa berkontribusi pada PAD.

Namun hingga saat ini, pihaknya masih belum tahu dari sektor apa RTH Tajamara itu bisa menghasilkan PAD. Sebab sampai saat ini, masih mencari dan memetakan potensi-potensi yang menghasilkan dari pengelolaannya.

“Kami masih mau rapat lagi ke pak Sekda, terkait target retribusi tersebut. Sampai saat ini masih belum ada patokan target, karena termasuk apa saja potensi yang akan diserap kami juga akan membicarakan nanti,” jelasnya.

Diakui, dari empat titik RTH yang berada di bawah pengawasannya, antara lain Taman Kejora, Refreshing, dan Taman Edukasi, kemudian RTH Tajamara, yang paling boros menyerap anggaran hingga termasuk bagian perawatannya adalah RTH Tajamara.

Oleh karenanya, hal itu menjadi salah satu pemicu pihaknya untuk berpikir keras agar taman yang awalnya juga direncanakan sebagai pusat pelabuhan bus pariwisata itu, dapat berkontribusi terhadap daerah.

“Listriknya saja, kami bayar empat juta per bulan, bagian satgasnya gajinya Rp800.000 per bulan. Nauh, ini tentunya akan segera dibahas untuk meminimalisir biaya tersebut,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan RTH Tajamara itu sendiri dibangun pada tahun 2017 dengan anggaran sebesar Rp4 miliar, kemudian tahun 2018 dianggarkan kembali sebesar Rp1,4 miliar lebih melalui APBD Sumenep. (ara/ong)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *