Banyak SMP di Bangkalan Minim Pendaftar, Kebanyakan Melanjutkan ke Ponpes

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) MINIM PENDAFTAR: Banyak lulusan sekolah dasar (SD) memilih untuk tidak melanjutkan ke pendidikan ke tingkat SMP.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Pendaftaran peserta didik baru (PPDB) pada lembaga pendidikan sekolah menengah pertama (SMP) di Bangkalan telah ditutup dan diumumkan pada Senin (5/7/2021). Total pagu yang dibutuhkan adalah 7.412 siswa. Namun pendaftar hanya 4.157 peserta didik.

“Akhirnya yang diterima 4.157 siswa atau terpenuhi 56 persen. Semua pendaftar kami terima karena memang tidak ada pendaftar lagi,” kata Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Jufri Kora.

Bacaan Lainnya

Di Bangkalan ada 55 SMP negeri dan 187 SMP swasta. Namun, dari 55 SMP negeri yang memenuhi pagu hanya SMPN 1 Bangkalan dan SMPN 2 Bangkalan. Selebihnya, Jufri menuturkan, masih jauh kekurangan peserta didik.

“Yang lain belum terpenuhi,” ujarnya.

Masih menurut Jufri, bagi sekolah yang kekurangan siswa, diserahkan ke masing-masing sekolah. Selama pengisian data di data pokok pendidikan (dapodik) belum ditutup, sekolah bisa membuka PPDB di luar jadwal yang sudah berakhir.

“Yang belum terpenuhi pagi itu menjadi kewenangan sekolah untuk tetap menerima atau tidak, yang terpenting sebelum cut off dapodik tanggal 31 Agustus 2021,” terangnya.

Jufri menyampaikan, minimnya pendaftar untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi sebab banyak yang memilih untuk melanjutkan ke pondok pesantren (ponpes). Padahal, lulusan peserta didik dari sekolah dasar (SD) sebanyak 15.600 anak.

“Sekolah tetap mengikuti aturan SKB 4 menteri, bahwa segala kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan daftar ulang dan pengenalan siswa baru tetap melalui daring,” tukasnya. (ina/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *