Banyak yang Mengundurkan Diri, Kepesertaan PBID Menurun.654 Orang

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) KESEHATAN: Dinkes mendapatkan dana tambahan Rp29 dari Dana Pajak Rokok

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mencatat, untuk jumlah kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) pada triwulan ke-II tahun 2021 menurun hingga 654 orang daripada pembayaran triwulan I. Sebabnya, peserta mengundurkan diri. Namun, untuk pembayarannya mendapatkan alokasi dana sebesar Rp29 miliar dari hasil pajak rokok.

Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Primer Dinkes Pamekasan Kuswanti, kepesertaan PBID pada triwulan I sebanyak 90.959  orang. Sedangkan per bulan April 2021, sudah tercatat 90.305 orang, sehingga kepesertaannya berkurang 654 orang, disebabkan mengundurkan diri sebagai  penerima jaminan kesehatan yang didanai oleh pemkab.

“Yang mengundurkan diri kebanyakan dari perangkat desa, yang jaminan kesehatannya ditanggung oleh pemerintah desa (pemdes),” paparnya, Senin (8/8/2021).

Sementara itu, ia menjelaskan, untuk pembayaran jaminan kesehatan kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan salah satunya berasal berasal dari dana  pajak rokok senilai Rp29 miliar yang dibayarkan setiap triwulan. Sedangkan pembayaran saat ini sudah memasuki pembayaran triwulan ke-III, sebab pembayaran preminya diangsur selama 4 kali dalam setahun. “Jadi tagihannya pembayarannya di awal triwulan,” ujarnya.

Ia kembali menuturkan, untuk anggaran yang dibutuhkan dalam pembayaran PBID selama setahun sebanyak Rp45 miliar. Sumber anggarannya tidak hanya berasal dari pajak rokok, melainkan juga dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp14 miliar. Kuswanti juga mengungkapkan, jika kebutuhan tidak terpenuhi, maka bisa mengajukan saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2021.

“Yang tidak mempunyai kartu BPJS bisa dimasukkan di PBID Provinsi. Jadi mulai tahun 2020, masyarakat miskin yang belum tercover di PBIN dan PBID Kabupaten yang masuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial bisa dimasukan kepada PBID Provinsi,” pungkasnya. (rul/maf)

Kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID)

  • Jumlah peserta PBID triwulan 1: 90.959 orang
  • Jumlah peserta PBID per April: 90.305 orang
  • Menurun sebanyak: 654 orang
  • Pembayaran dari dana hasil pajak rokok: Rp29 miliar
  • Pembayaran dari dana DBHCHT: Rp14 miliar
  • Anggaran yang dibutuhkan untuk pembayaran PBID: Rp45 miliar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *