oleh

Bapak-Anak Jadi Bandar, Total Sabu Senilai Rp150 Juta

Kabarmadura.id/Bangkalan-Bandar narkoba yang berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian resort (Polres) Bangkalan ternyata masih satu keluarga. Dari kedua tersangka tersebut ialah bapak dengan inisal MTSM (43) dan anaknya yakni MH (22). Keduanya merupakan bandar narkoba jenis sabu-sabu.

Menurut keterangan polisi, keduanya mempunyai sabu dengan berat 86,46 gram dibungkus dengan klip besar yang dilapisi tisu. Berdasarkan keterangan dari Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, barang haram ini sendiri didapatkan dari seseorang dengan nama inisial Y.

“Baik tersangka maupun penyedia barang haram ini masih satu daerah yakni Kecamatan Galis,” terangnya, Selasa (5/10).

Namun, sayangnya dari pihak kepolisian sendiri masih gagal dalam menangkap penyedia sabunya. Sehingga, Y sendiri dimasukkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO). Pihaknya mengaku, tengah memburu penyedianya dan masih dalam pengembangan.

“Barang bukti yang kita sita ini jika dinominalkan mencapai Rp150 juta. Di mana setiap klipnya bisa mencapai Rp10 juta,” paparnya.

Masih menurut AKBP Rama, para tersangka memperoleh barang haram ini melalui sistem ranjau. Di mana melalui perantara Y tersebut barang dilempar di timur rumah tersangka MTSM dengan dibungkus plastik warna hitam.

Oleh karena itu, keduanya dikenakan pasal pasal 114 (2) sub pasal 112 (2) Jo pasal 132 (1) dengan ancaman hukuman maksimal mati atau pidana penjara seumur hidup dan denda maksimal Rp13 miliar.

“Keterangan dari tersangka, terpaksa menjual barang ini karena terbelit kebutuhan hidup. Sehingga mengajak anaknya juga untuk melancarkan aksi,” paparnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba AKP Sukris Trihartono menerangkan, dirinya cukup heran dengan sistem pengedaran yang dilakukan oleh satu keluarga ini. Di mana sang anak dijadikan testes sabu sebelum dijual ke konsumen.

“Bapaknya ini sebagai tukang transaksi, anaknya sebagai tester. Sehingga transaksi dilakukan kepada bapaknya. Dan ini cukup fenomenal, jarang sekali dilakukan oleh tersangka-tersangka lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, AKP Sukris mengungkapkan, bahwa kedua tersangka merupakan bandar. Sedangkan tersangka dengan inisail Y yang saat ini buron.

“Kami masih belum menemukan dari jaringan mana, sebab, saat kami geledah barang ini sekali pakai. Sekali pakai, langsung dibuang,” tandasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed