oleh

Bapemperda DPRD Sampang Gantung Raperda Inisiatif

KABARMADURA.ID, SAMPANG  – Dua rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) belum selesai dibahas. Terbukti, sampai saat ini dua raperda tersebut masih belum disahkan. Padahal, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menargetkan raperda selesai dibahas sebelum pergantian tahun.

Dua raperda itu di antaranya, Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Sementara satu raperda lainnya adalah Raperda Sumber Daya Air. Dua Raperda ini sempat tertunda pembahasannya karena adanya wabah Covid-19.

Ketua Bapemperda DPRD Sampang Moh. Faruq mengaku, jika dua raperda itu mulai dibahas lagi. Pihaknya meyakini pembahasan akan selesai akhir tahun. “Kami harus kerja keras. Sisa waktu yang tidak banyak ini, kami tetap yakin bisa selesai,” katanya.

Dia mengungkapkan, satu raperda diantaranya bisa selesai lebih cepat. Sebab sudah dilakukan pembahasan sebelum wabah Covid-19 berlangsung. Namun, pembahasan tidak tuntas karena tidak bisa menggelar pertemuan secara langsung.

“Untuk Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani akan lebih cepat. Sebab kami sudah tiga kali melakukan pertemuan dengan pihak pihak terkait,” ungkapnya.

Faruq menjelaskan dua raperda inisiatif merupakan prioritas. Sehingga tahun depan sudah bisa diterapkan. Sebab adanya aturan itu akan menguntungkan petani. Beberapa poin aturan itu merupakan perlindungan terhadap petani.

Sehingga petani akan dilindungi hukum. Baik tata niaga hasil produksi, jika terjadi bencana luar biasa. Ditargetkan, semua yang berkaitan dengan petani harus ada perlindungan.

Terakhir, dia mengungkapkan, jika dua raperda itu melibatkan banyak pihak. Beberapa lembaga pemerintah berkaitan dengan dua raperda yang menjadi prioritas tersebut. Sehingga, jadwal pembahasan lebih panjang dibanding raperda lainnya. (man/mam)

 

 

Komentar

News Feed