Bappeda Kabupaten Pamekasan Rencanakan Bangun embung di Delapan Titik Lokasi

  • Bagikan
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) RENCANA: Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan melakukan kajian awal untuk pembangunan embung di delapan titik lokasi.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN –  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan, merancang pembangunan terhadap 8 titik embung yang berpotensi akan mengurai persoalan kekurangan air pada musim kemarau. Bahkan, embung tersebut akan menjadi tempat penampungan air di musim penghujan, untuk menekan terjadinya luapan air.

Namun hasil analisis tersebut, masih perlu adanya sinergitas yang efektif untuk realisasi pembangunannya. Menurut Kepala Bappeda Pamekasan Taufikurachman, saat ini sudah melakukan kajian awal, sebagai antisipasi persoalan yang biasa terjadi setiap tahunnya, mulai dari kekurangan air, hingga terjadinya genangan air di beberapa titik di wilayah perkotaan.

“Kami melakukan kajian awal, terkait dimana saja kami melakukan pembangunan embung, tentunya dengan kriteria yang sudah kami tentukan, misalnya untuk penampungan air untuk pertanian, dan diharapkan mengurangi banjir di perkotaan,” paparnya, Selasa (1/12/2020).

Dijabarkannya, untuk hasil kajian secara komprehensif, program pembangunannya akan diberikan kepada dinas terkait, untuk kemudian diwujudkan sebagai bentuk solusi dari berbagai masalah yang sering ditemui. Sehingga, akan dikoordinasikan dengan tepat  untuk pelaksanaannya. “Nanti hasil kajian bisa dipakai oleh OPD untuk keperluan penentuan titik lokasi, dan pembebasan lahannya ini, direncanakan embung berukuran besar, seperti yang sudah ada di Desa Bangkes itu,” paparnya.

Taufik menegaskan, secara teknis ada beberapa kriteria untuk membangun embung, meliputi aspek ekonomi, pertanian, irigasi, dan lingkungan. Namun secara detailnya, akan ditangani oleh dinas terkait. Sehingga bisa bermanfaat kepada masyarakat. “Detail engineering design (DED)-nya ranahnya OPD terkait,”tukasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerh (DPRD) Pamekasan , Ismail mengatakan, pembangunan embung yang sedang direncanakan penting untuk segera dieksekusi pelaksanaannya. Sebab, sering mengalami banjir dan kekurangan air. Dengan adanya embung diyakini, sangat bermanfaat kepada masyarakat.

Baca juga  Droping dari Luar Terlalu Banyak, Harga Ayam Potong di Pamekasan Ikut Anjlok

“Perlu diingat, pembangunan embung itu harus betul-betul memperhatikan tepat manfaat, artinya betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dan harus ada yang bertanggungjawab, jangan kemudian membangun embung setelah itu dibiarkan, tidak ada kejelasan dan tidak terpelihara dengan baik,” sarannya. (rul/ito)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan