oleh

Baru 25 Persen, Bangkalan Kekurangan Vaksin untuk Pekerja Publik

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Vaksinasi pada pekerja publik terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan. Hingga Senin (15/3/2021), sekitar 25 persen pekerja publik yang sudah divaksin. Sayangnya, jumlah vaksin masih jauh dari cukup.

Sebab, dengan kebutuhan vaksin untuk pekerja publik sebanyak 39.715 jiwa, jumlah yang tersedia hanya 14.300 vial.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo mengatakan, jumlah vaksin tidak cukup untuk pekerja publik dengan status guru dan tenaga pendidik, karena jumlahnya mencapai 12.356 orang.

“Dengan jumlah kebutuhan guru segitu dan kami hanya punya vaksin segitu gak cukup,” katanya.

Namun Dinkes terus melanjutkan vaksinasi dengan stok yang ada. Sebab, hingga saat ini belum mendapat tambahan stok vaksin dari pemerintah pusat.

Soal adanya kabar vaksin yang akan kadaluarsa pada 25 Maret 2021 mendatang,dia membantah. Sejauh ini, penggunaan vaksin di Bangkalan diklaim tidak ada yang kedaluarsa.

“Bangkalan tidak ada, lagipula bukan vakin yang dimaksud kadaluarsa. Vaksin di kami masih aman,” tegas lelaki yang kerap disapa Yoyok ini menjelaskan.

Mengenai vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Zainul Qomar mengaku sudah dilakukan di empat kecamatan dari 18 kecamatan di Bangkalan. Empat kecamatan itu yakni Kecamatan Bangkalan, Socah, Kamal dan Burneh.

Kebutuhan vaksi di 18 kecamatan itu rinciannya, Kecamatan Bangkalan 1.481, Socah 680, Kamal 760, Labang 492, Kwanyar 617, Modung 612, Blega 707, Konang 529, Galis 708, Tanah Merah 787, Tragah 411, Arosbaya 427, Geger 734, Klampis 521, Sepulu 549, Tanjung Bumi 549 dan Kokop 860 guru dan tenaga kependidikan serta pegawai Disdik 162 orang.

Dengan baru menyasar di empat kecamatan, hanya 3.808 guru dan tenaga pendidik yang tercakup dalam vaksinasi tahap pertama di Bangkalan, atau tersisa 8.503 yang belum divaksin. (ina/waw)

VAKSINASI DI BANGKALAN

Alokasi Vaksin tahap I : 6.320

Alokasi Vaksin tahap II : 14.300

Realisasi vaksin Tahap I dan II 17,30 persen

  1. Tahap I dengan sasaran3.429nakes, terealisasi 3.090 nakes atau 90,11 persen.
  2. Tahap II dengan sasaran 39.715pekerja publik, terrealisasi 10.010 atau 25,20 persen

SASARAN PEKERJA PUBLIK

  • Guru dan Tenaga Kependidikan SD/SMP: 12.359
  • Guru dan Tenaga Kependidikan SMA/SMK: 2.499
  • Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah: 430
  • ASN dan PNS : 7.150
  • Jurnalis : 100
  • Polri : 600
  • TNI : 393
  • Pekerja Publik lainnya : 16.184
  • Lansia:640 orang

Komentar

News Feed