Baru Lima Puskesmas Dapatkan Akreditasi Utama

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) DITIADAKAN: Lima puskesmas di Kabupaten Sampang mendapatkan akreditasi utama.

Kabarmadura.id/Sampang-Penilaian pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kabupaten Sampang, untuk tahun 2020 ditiadakan. Tujuan dari penilaian itu merupakan upaya agar puskesmas di Sampang mendapatkan akreditasi utama.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Asrul Sani mengatakan, 21 puskesmas di wilayahnya sudah terakreditasi semua, namun akreditasinya masih didominasi dengan akreditasi dasar dan madya.

Bacaan Lainnya

Adapun status akreditasi dapat dipengaruhi ketersediaan dan kelengkapan perbekalan kesehatan, sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan kesehatan di puskesmas itu sendiri.

“Ketersedian fasilitas dan prasarana mayoritas puskesmas tidak memenuhi standar akreditasi yang lebih tinggi,” ungkapnya, Kamis (6/8/2020).

Adapun akreditasi yang lebih tinggi tersebut, yakni akreditasi utama. Saat ini, di Kota Bahari ini baru ada 5 puskesmas yang mendapatkan akreditasi utama, dan itu merupakan pengajuan dari tahun 2018.

“Sisanya akan diupayakan untuk dapat akreditasi utama,” imbuhnya.

Ditambahkannya, penilaian dari macam-macam akreditasi itu yakni di manajemen, kemudian upaya kesehatan masyarakat, upaya kesehatan perorangan. Jika standar dari sektor-sektor itu terpenuhi, maka nilai yang akan diperoleh di atas 80 persen.

Tetapi menurut dia, nilai puskesmas di Sampang rata-rata masih ada di bawah 80 persen. Padahal untuk akreditasi utama, nilai yang dibutuhkan harus di atas 75-80, tetapi di Sampang rata-rata masih 60-75.

“Untuk puskesmas yang sudah dapat akreditasi utama antara 75-77, adapun untuk madya di bawah 75, kalau yang akreditasi dasar masih dibawah 70,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan, di atas akreditasi utama, terdapat akreditasi paripurna. Namun untuk mendapatkan itu persyaratanya berat. Sebab, sarana prasarana, sistem pengelolaan pencegahan infeksi, kemudian pelayanan UMK, maupun manajemen administrasi haru bagus.

Di Kabupaten Sampang, tidak ada satupun puskesmas yang mendapatkan akreditasi paripurna. Pihaknya mengaku akan berupaya untuk mendapatkan akreditasi utama, sehingga tidak ada puskesmas yang memiliki akreditasi dasar dan madya.

“Sementara untuk tahun 2020 ini masih berhenti, karena wabah Covid-19, jadi harus tahun 2021 untuk melakukan penilaian, dan minimal target kami semua puskesmas memiliki akreditasi utama,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV Moh. Iqbal Fathoni menuturkan, akreditasi puskesmas ini sangat penting. Sebab nanti akan berpengaruh kepada pelayanan. Pihaknya berharap semua puskesmas melakukan pengelolaan yang lebih baik agar nantinya puskesmas mendapat akreditasi yang baik pula.

Dia menuturkan, dalam melakukan pengelolaan tersebut, pihaknya agar tidak hanya fokus pada sistem yang ada di dalam, tetapi pelayanan terhadap masyarakat harus diperbaiki. Sebab, jika pelayanan terhadap masyarakat masih kurang baik, dirinya menilai tidak pantas puskesmas mendapatkan akreditasi yang baik.

“Akreditasi ini penting untuk meningkatkan pelayanan, jadi semuanya harus dikelola dengan baik pula, jangan hanya diperbaiki untuk mendapatkan akreditasi yang baik,” pungkasnya. (mal/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *