oleh

Baru Sepekan Dikerjakan, Beton Tutup Saluran Rusak

KABARMADURA.ID, Sampang – Pelaksanaan proyek pembangunan perlu pengawasan ketat. Salah satunya proyek saluran tertutup di Jalan Kerinci, Kelurahan Rongtengah, Sampang. Sebab, berdasarkan informasi yang beredar pengerjaan baru sepekan namun beton sudah retak bahkan rusak.

Tidak hanya itu, volume saluran diduga menyempit. Sebab diameter tutup yang terbuat dari beton cor lebih kecil dari sebelumnya. Praktis akan diameter saluran yang berada di area lokasi banjir tersebut mengecil.

“Sekarang memang lebih kecil mas. Dulu beton nya lebih lebar. Itu contoh sisa beton saluran sebelumnya,” ungkap Nurhasanah, warga setempat.

Dia mengungkapkan, proyek itu baru saja selesai dikerjakan sekitar seminggu yang lalu. Sementara prosss pembangunan saluran itu dilakukan sekitar dua minggu.

Pantauan Kabar Madura, selain ukuran tutup saluran lebih kecil, juga beton ada yang retak. Bahkan salah satu beton sudah tidak utuh dan berlubang. Namun, beton itu dipaksakan dipasang oleh pekerja proyek.

Proyek itu bersumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020. Nominal anggaran sebesar Rp186. 640. 000 dan dikerjakan oleh CV. Kembar Jaya Perkasa.

Sayangnya, pada papan nama tidak tercantum volume pekerjaan. Termasuk instansi pemerintah sebagai pembuat komitmen dalam proyek tersebut.

Kepala Bidang Perumahan dan Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Sampang, Abdul Rokib saat dikonfirmasi mengaku di dinasnya tidak ada pekerjaan proyek saluran. Sebab menurutnya, proyek saluran itu berada di perkotaan.

“Kalau disini tidak ada proyek itu mas. Kemungkinan di DPMD. Sepertinya mengarah ke programnya DPMD,” katanya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, Suhanto juga mengaku di lembaganya tidak ada proyek tersebut. Menurutnya, bisa dikroscek di instansi lain.

“Kalau disini tidak ada program  di alamat itu. Mungkin di dinas lain mas,” ujarnya. (KM54/mam)

Komentar

News Feed