oleh

Bawaslu Sebut Masih Belum Ada Temuan Pelanggaran Netralitas pada ASN

KM/MIFTAHUL ARIFIN-PASTIKAN: Ketua Bawaslu Abdullah Saidi memastikan belum ada temuan pelanggaran netralitas ASN.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan terus didesak untuk menindak tegas oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak netral dalam Pemilu 2019 mendatang. Namun demikian, Bawaslu memastikan belum menemukan pelanggaran netralitas ASN.

Ketua Bawaslu Pamekasan Abdullah Saidi mengatakan, pengawasan terhadap netralitas ASN menjadi atensi Bawaslu. Bahkan, pihaknya mengatakan, pengawasan terhadap netralitas aparat pemerintahan tidak hanya difokuskan pada ASN, tetapi juga perangkat desa untuk pelaksanaan Pemilu 2019.

Kendati demikian, Saidi mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan yang membuktikan pelanggaran netralitas ASN dalam pelaksanaan Pemilu 2019. Sejumlah laporan masyarakat, juga dianggap belum memenuhi unsur pelanggaran netralitas ASN.

“Sejauh ini belum ada laporan tentang pelanggaran netralitas ASN,” katanya Minggu (24/3).

Lebih lanjut Saidi menjelaskan, laporan yang disampaikan kepada Bawaslu memenuhi unsur sebagaimana diatur dalam undang-undang ASN, pihaknya berjanji akan secara tegas memberikan sanksi kepada ASN yang bersangkutan.

Pihaknya juga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap seluruh aparatur pemerintah, termasuk perangkat desa dalam menjaga netralitas demi melaksanakan pesta demokrasi yang berkualitas dan bermartabat.

“Jika ada (laporan pelanggaran netralitas, red) yang disetujui, akan tetap kita beri sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Suli Faris mewanti-wanti agar Bawaslu tidak tebang pilih dalam menerapkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, utamanya dalam menjaga netralitas ASN dan aparatur pemerintahan hingga tingkat desa.

Terlebih, dalam beberapa pekan terakhir, pihaknya mendapat informasi mengenai laporan yang disampaikan masyarakat ke Bawaslu terkait netralitas ASN dan aparat desa. Oleh sebab itu, pihaknya mendesak agar Bawaslu bersikap tegas dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Netralitas ASN harus diawasi dengan tegas, jika terbukti jangan segan-segan untuk memberikan sanksi,” tandasnya. (pin/pai)

Komentar

News Feed