oleh

Bawaslu Sebut Pelanggaran APK/BK Alami Penurunan

Kabarmadura.id/SUMENEP – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep terus menyisir sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) atau Bahan Kampanye (BK) yang melanggar, baik cara peletakan maupun lokasi pemasangan yang dilakukan oleh oleh tim pemenangan atau perserta Pemilu 2019.

Anggota Bawaslu Sumenep Abd. Rahem mengatakan, berdasarkan pantauan Bawaslu, mendekati pelaksanaan Pemiku 2019, pelanggaran APK/BK sudah melalami penurunah dari hari-hari sebelumnya.

“Ya, sekarang sudah mendingan dan banyak APK yang tidak melanggar, mungkin sudah banyak yang tahu soal mekanisme pemasangan APK,”ujarnya, Senin (18/3).

Pihaknya akan terus memantau APK/BK yang melanggar. Ia tak segan untuk menertibkan paksa apabila belum diturunkan oleh pihak pemasang atau peserta pemilu.

“Banyak hal yang kami awasi, termasuk pengawasan APK/BK melanggar itu, ya, kami tidak segan-segan dan kami akan laporkan ke Bawaslu Jawa Timur. Saat ini kita masih dalam tahap rekapitulasi jumlah APK melanggar,” paparnya.

DAFTAR PELANGGARAN APK PEMILU

Selain melakukan pengawasan terhadap APK/BK melanggar dalam tahapan pelaksanaan kampanye, pihaknya meminta masyarakat juga harus proaktif ikut membantu atau memantau tahapan kampanye.

“Selain APK/BK, ada juga pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, kampanye terbuka, kampanye media online dan kegiatan-kegiatan lain yang dijadikan alat untuk berkampanye, itu salah satu pengawasan kami,” jelasnya.

Selama ini, pihaknya sudah mendapati pelanggaran kampanye baik pemasangan APK/BK dan maupun iklan di media online.

“Kampanye media kan masih belum waktunya, kalau ada yang melakukan itu, tentu kami akan tindak dan laporkan,” pungkasnya.

Sementara itu, sepanjang 23 September 2018 – 08 Maret 2019, terdapat 1.638 prlanggaran kampanye, di mana 1625 di antaranya sudah ditertibkan. (mun/pai)

 

Komentar

News Feed