Bayi Penderita ISPA di Sumenep Tembus 575 Orang

News52 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Terhitung sejak musim kemarau, penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada bayi di Sumenep, mengalami lonjakan tajam. 

Hal itu diungkap Kepala Bidang (Kabid) Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep Achmad Syamsuri, Selasa (10/10/2023). 

Achmad Syamsuri mengatakan, meski meningkat, pihaknya hanya pasrah ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya.

“Kami hanya sediakan sosialisasi saja. Itu pun anggarannya melekat ke Puskesmas-Puskesmas yang ada di Sumenep ini,” kata pria yang akrab disapa Syamsuri itu.

Sementara sebagai upayanya, hanya memberikan imbauan agar memperbanyak minum air, mengurangi keluar rumah, dan aktif memakai masker. Selebihnya, istirahat yang cukup, sebab pada musim panas sulit mendapatkan air bersih. Bahkan, tergolong dalam kekeringan ekstrem.

Musim kemarau yang terus berlanjut menyebabkan banyak debu beterbangan dan menimbulkan masalah baru, termasuk penyakit ISPA.

“Para orang tua harus super waspada,” imbuhnya.

Syamsul melanjutkan, sejak musim kemarau atau pada awal tahun ini, penderita penyakit ISPA didominasi bayi dan balita. Sampai saat ini, penderita ISPA untuk kategori bayi dan balita mencapai 575 kasus.

Banyak dari pasien bayi dan balita menderita ISPA cukup parah, akibat lambat penanganan medis. 

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Gelar Diklat Persiapkan Kafilah Unggul di MTQ Jatim

“Itu disebabkan saat penderitanya mengalami gejala seperti batuk dan lainnya, orang tua tidak segera memeriksakan ke dokter, karena menganggap hanya penyakit batuk biasa,” tukasnya.

Empat Langkah Mencegah ISPA

  1. Mempersering minum air putih.
  2. Mengurangi keluar rumah.
  3. Aktif memakai masker.
  4. Istirahat yang cukup.


Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Hairul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *