oleh

BB 1 Ons, Polisi Ringkus Mertua-Mantu Pengedar Narkoba

Kabarmadura.id/Bangkalan- Pengedar narkoba dengan barang bukti 1 ons jenis sabu berhasil diamankan pihak kepolisian. Dari hasil barang bukti tersebut polres Bangkalan menduga masih ada barang haram yang lebih besar lagi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Polres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Rabu (8/1). Menurutnya, dari hasil penangkapan pada tanggal 3 Januari menyeret dua warga dari Kabupaten Sumenep.

“Kasus yang cukup besar ya, jadi akan kita kembangkan lagi. Bisa jadi akan ada yang lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, kedua tersangka tersebut yakni dengan inisial ANS (31) dan MZN (26). Di mana keduanya merupakan keluarga, ANS sendiri merupakan mertua MZN. Dari hasil pengembangan penangkapan tersebut, pihak kepolisian juga berhasil menangkap 3 tersangka lainnya ditempat terpisah. Kendati dari keterangan ke limanya yang mengaku berbeda bandar. Dirinya tak percaya begitu saja, menurutnya, pihaknya akan mendalami kasus ini.

Sebab, AKBP Rama mengatakan, salah satu tersangka yakni ASN merupakan mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Sehingga ia belum bisa memastikan apakah barang yang tersangka ambil ini dari Malaysia langsung atau dari bandar lainnya.  “Bandarnya masih DPO, jaringan dari mana, akan kita pastikan terlebih dahulu. Kita dalami, yang jelas yang 1 ons ini pelaku baru pulang dari Malaysia,” terangnya.

Dari tangan tersangka ini, mereka membeli barang haram itu dengan harga Rp850 ribu per-gramnya. Sedangkan untuk penjualan, menurut AKBP Rama, tersangka akan menjual barang tersebut dengan harga 2 kali lipat yakni Rp1, 3 juta per-gram.

“Kedua tersangka yang kita tangkap lokasi di Tanjung Bumi. Sedangkan, 3 lainnya dilokasi berbeda yakni MRD di Tragah, MA di Sepulu dan AY di Di AY ,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba AKP Soekris Trihartono menyampaikan, barang haram yang dibawa kedua pelaku seberat 1 ons ini terbilang cukup besar. Karena, sebelum-sebelumnya pengedar hanya membawa dengan jumlah sedikit. Bahkan, dirinya menerangkan, satu pelaku dari kelimanya yakni MA merupakan residivis.

“Kalau pelaku yang membawa 1 ons ini rencananya akan diedarkan ke Sumenep. Mereka membawa pick-up kosong,” paparnya.

Lebih lanjut, AKP Soekris mengungkapkan, saat penangkapan berlangsung, barang bukti akan dibuang ke jalan. Menurutnya, dari keterangan pelaku, tersangka sudah melakukan pekerjaan ini kurang lebih selama 4 bulan lalu. Sedangkan,  salah satu tersangka AY mulai berjualan barang terlarang ini sejak pulang dari Umroh.

“Apakah ada keterlibatan dari pihak keluarga, masih kita dalami. Luar biasa ini sampai 1 ons,” tandasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed