Begini Model Pelatihan Linting Rokok DBHCHT-DPMPTSP dan Naker Pamekasan 2022


Begini Model Pelatihan Linting Rokok DBHCHT-DPMPTSP dan Naker Pamekasan 2022
(DPMPTSP DAN NAKER FOR KM.ID) SERAP TENAGA KERJA: Peserta pelatihan linting rokok DBHCHT-DPMPTSP dan Naker Pamekasan 2022 di PR. Sultan Jaya, Kecamatan Kadur.

KM.ID I PAMEKASAN -- Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker) Pamekasan menggelar pelatihan melinting rokok untuk 120 orang selama 60 hari.

Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus penyerapan tenaga kerja itu dibagi menjadi enam paket atau kelompok.

Empat paket digelar di PR. Empat Sekawan, Kecamatan Pademawu dan dua paket dilaksanakan di PR. Sultan Jaya, Kecamatan Kadur. Masing-masing kelompok dilatih sepanjang 10 hari.

Salah saeorang peserta pelatihan linting rokok, Sri Wahyuni, menjelaskan, bahwa pelatihan tersebut tidak hanya berisi latihan melinting rokok. Namun ada beberapa pelatihan lain seperti mengepak rokok.

Pada hari pertama, peserta dilatih untuk melinting rokok dengan rapi dan cara menakar tembakau ke dalam kertas agar tidak terlalu besar atau sebaliknya.

"Pada hari kedua dan ketiga, pendamping pelatihan memantau hasil lintingan rokok dari peserta, apakah sudah memenuhi standar perusahaan atau tidak," kata Sri Wahyuni kepada KM.ID, Sabtu (10/9/2022).

Sementara peserta yang belum memenuhi standar akan dibimbing dengan beberapa trik oleh pendamping agar tidak berantakan saat melinting.

Setelah peserta dinilai lihai melinting, maka pada hari keempat dan kelima, mereka akan diajari cara ngepak rokok yang rapi, dan apakah telah sesuai dengan standar atau tidak.

"Hari keenam, kami diajari cara membungkus rokok dengan plastik, dilanjut pada hari ketujuh cara ngepres dan memasukkan ke bungkus besar. Sebetulnya tahap ini cukup mudah namun tetap harus didampingi pendamping pelatihan, agar tahu cara yang benar," ujarnya.

Sisa hari pelatihan berikutnya, imbuh Sri, dilanjutkan pada sesi peningkatan keterampilan tahapan yang dilalui sebelumnya, dan ada evaluasi serta saran dari pendamping pelatihan.

"Saya bersyukur bisa ikut pelatihan linting rokok ini, dan berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengadakan acara ini, sangat membantu ketetampilan saya dan membantu perekonomian, karena setelah dilatih saya diangkat karyawan tetap," pungkasnya.

Reporter: M. Arif
Redaktur: Ongky Arista UA