oleh

Begini Paslon Pilkada Sumenep Memanfaatkan Detik-Detik Berharga saat Debat

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Debat dua pasangan calon (paslon) kepala daerah Sumenep, jalani debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep. Debat dalam durasi yaitu 90 menit itu dimanfaatkan setiap paslon dengan cukup hati-hati.

Komisioner KPU Sumenep Rafiki menyampaikan, pembatasan waktu tersebut, membuat jumlah kata yang akan ditanyakan juga diatur sangat detail, bahkan ada batasan jumlah kata.

“Kami sudah sampaikan ke masing-masing calon, jadi tidak ada rincian secara detail, berapa detik atau menit. Satu atau beberapa menit tentunya calon sudah paham,” katanya, Selasa (10/11/2020).

Paslon nomor urut 1 dengan julukan Zifa ini tidak lengkap, Achmad Fauzi datang tanpa didampingi wakilnya, Nyai Dewi Khalifah.

Pada segmen pertama, Fauzi diberi kesempatan menyampaikan visi misi dengan durasi 3 menit. Dia menjelaskan dengan singkat dan padat dan menyisakan waktu 1,15 menit yang tidak digunakan.

Sedangkan, paslon nomor urut 2, Fattah Jasin dan Ali Fikri Warits (Gus Acing dan Mas Kiai) menjelaskan secara detail, sehingga menghabiskan 3 menit yang disediakan.

Pada segmen kedua, pertanyaan dari panelis dengan waktu yang disediakan 1,30 menit, dimanfaatkan kedua paslon dengan baik. Fauzi menyisakan 2 detik dan pertanyaan kedua tersisa 4 detik, sementara Gus Acing dan Mas Kiai menjawab sampai waktu yang disediakan habis.

Pada segmen ketiga, paslon menjawab, menanggapi, dan menjawab lagi pertanyaan yang disediakan. Pada momentum itu, Fauzi menyisakan waktu beberapa detik, mulai dari 4, 3, dan 5 detik. Pertanyaan sisanya, waktu yang disediakan dihabiskan penuh.

Sementara untuk paslon nomor urut 2, menyisakan tersisa 5 detik, 1 detik. Selain itu tidak tersisa.

Segmen keempat, paslon diberi kesempatan bertanya kepada paslon lain. Bertanya disediakan waktu 1,30 menit, menjawab 2 menit, tanggapan 1 menit, dan jawaban kembali 1 menit.

Dari jumlah tersebut, dalam melontarkan pertanyaan, masing-masing paslon lebih menghemat waktu. Sementara untuk jawabannya, rata-rata tuntas. Dan segmen kelima masih dengan konsep dan waktu yang sama. Kedua calon sama menghabiskan waktu di tanggapaan kedua dengan durasi masing-masing 1 menit.

Selanjutnya adalah memantapkan komitmen. Masing-masing paslon diberikan waktu 1,30 menit. Keduanya menyampaikan dengan waktu tidak tersisa.

Dalam hal pengulangan kata, kedua calon masing-masing mempunyai catatan. Pasangan calon nomor urut 1 sering mengulang kata akan, sementara untuk nomor urut 2 kerap menyebut hanya itu. Dalam hal kesamaan, keduanya selalu memuncukan jeda beberapa detik pada setiap kalimat yang disampaikan. (ara/waw)

Komentar

News Feed