Bek Muda Madura United Ingin Tiru Jejak Centerback Barcelona

  • Bagikan
(FOTO: KM/ SYAHID MUJTAHIDY) GENERASI EMAS: Stoper Madura United U16 Kevin Nugroho Budi Darmanto (tengah) bersama kedua orang tuanya.

Kabarmadura.id-Inspirasi dalam menekuni sepak bola biasanya datang dari pemain bintang dunia. Serta, setiap atlet sepak bola bakal terinspirasi dari pemain yang memiliki posisi serupa. Hal itu yang dialami olehy stoper Madura United U16 Kevin Nugroho Budi Darmanto.

Berposisi sebagai bek untuk menjaga kedalaman pertahanan sendiri, Kevin juga memiliki inspirator kelas dunia. Pasalnya, dia mengidolakan Centerback Barcelona FC Spanyol Gerard Pique.

Bahkan, tidak sebatas mengidolakan bek Tim Nasional (Timnas) Spanyol itu, Kevin mematok ancang-ancang untuk bisa mengikuti jejak Pique yang bisa bermain di klub profesional, serta dapat membela Timnas dari kebangsaannya.

“Cerita pertama suka sepak bola, karena melihat keahlian seorang pemain sepak bola yang bernama (Gerard) Pique. Saya ingin sukses seperti dia,” ujar buah hati dari pasangan Sudarman dan Laily Rahmati ini kepada Kabar Madura, Rabu (13/5/2020) sore.

Guna menggapai mimpinya, Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Tlanakan, Pamekasan itu mencoba mengikuti seleksi Madura United U16 awal tahun 2020. Alhasil, dia sukses merebut satu slot di posisi stoper.

Kendati hanya berlatih sebentar dalam arahan Pelatih Madura United U16 Moh. Ibnu Jainur Rahman, Kevin menemukan kesan yang berbeda. Dia merasa Elite Pro Academy (EPA) Madura United dikelola dengan kedisiplinan yang tinggi.

“Kedisiplinan yang diterapkan di Madura United sangat baik, sehingga ada rasa kebersamaan antarpemain. Itu pelajaran yang penting di waktu yang singkat saya berlatih di Madura United. Tapi, sekarang harus jeda karena Covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, talenta muda kelahiran 22 Desember 2004 ini mengaku, kesempatan masuk skuad Madura United U16 tidak digapai dengan mudah. Sebelum mengikuti seleksi, dia meningkatkan intensitas latihan mandiri.

Baca juga  Atasi Minimnya Retribusi Pasar, Akan Diturunkan Petugas Wanita

“Memang tidak mudah masuk Madura United. Banyak pemain yang ingin gabung, dan banyak juga yang saya tahu ikut seleksi, tapi sedikit yang diterima. Maka dari itu dari beberapa tahapan seleksi, saya tingkatkan latihan untuk bisa lolos,” tutup bek asal Branta Pasisir, Tlanakan, Pamekasan itu. (idy/nam)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan