Bek Sayap Madura United  Pertaruhkan Nasib di Sepak Bola

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ SYAHID MUJTAHIDY) PERSIAPAN: Bek Sayap Madura United U16 Anwar Rahman siap-siap menuju lapangan untuk berlatih.

Kabarmadura.id-Sejak kecil, bek sayap Madura United U16 Anwar Rahman telah suka bermain sepak bola. Di pandangannya, sepak bola merupakan cabang olah raga paling menarik. Ditambah lagi animo cabang olah raga tersebut di Indonesia dan dunia cukup besar.

Akan tetapi, talenta muda yang biasa dipanggil Pace tersebut tidak sebatas menggeluti sepak bola lantaran hobi. Namun, dia sudah mematok ancang-ancang besar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih mapan dari karir yang ditekuninya itu.

Bacaan Lainnya

“Sebelum saya masuk sekolah, saya sangat suka main sepak bola. Sepak bola sangat menyenangkan di antara olah raga lainnya. Di sepak bola, saya ingin mendapatkan masa depan yang lebih maju, baik. Saya ingin mengubah nasib para keluargaku melalui bidang ini. Saya ingin menjadi orang sukses di bidang sepak bola,” curhatnya kepada Kabar Madura, Minggu (17/5/2020) pagi.

Guna menggapai impiannya itu, Pace rela jauh dari keluarganya yang berada di kepulauan Sumenep. Dia memilih melanjutkan sekolah di Bangkalan, serta masuk Bangkalan Soccer Academy (BSA).

Fullback yang lahir tanggal 10 Desember itu menceritakan, sejatinya ingin dekat dengan keluarga. Namun, dia harus mengambil resiko demi mengejar cita-citanya.

“Rela berpisah bersama keluarga demi mengejar cita-citaku di sepak bola. Rela menahan sebuah rindu. Ini pengorbanan saya demi meniti karir di sepak bola dan cita-cita saya ingin sukses,” sambungnya.

Seiring berjalannya waktu, buah hati dari Adam dan Nurida tersebut ikut seleksi ketat dari Madura United U16 pada awal tahun ini. Alhasil, dia dapat mengamankan satu slot dengan menyingkirkan ratusan pesaingnya.

Namun, Pace hanya mendapatkan kesempatan berlatih sebentar di tim berjuluk Laskar Sape Kerrab Ngodeh itu. Hal itu tidak terlepas dari diliburkannya Elite Pro Academy (EPA) Madura United U16 lantaran masa genting wabah Covid-19.

Akan tetapi, dia mendapatkan kesan tersendiri dari kesempatan berlatih singkat tersebut. Pasalnya, dia salut atas pola pendidikan disiplin yang diterapkan di Madura United U16.

“Madura United good job. Madura United memang benar-benar disiplin waktu. Madura United memang oke,” tandasnya. (idy/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *